KRIMSUS86.COM, BUOL – Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo, M.M., secara resmi memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buol, Senin (2/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Lantai 2 Kantor Bupati Buol tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Mengusung tema “Dari Jabatan Menuju Pengabdian: Mewujudkan Pemimpin Birokrasi yang Berintegritas, Berkinerja, dan Melayani Masyarakat,” Bupati Buol menegaskan bahwa jabatan yang diberikan kepada para pejabat bukanlah sekadar kedudukan, simbol kehormatan, maupun alat kekuasaan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui pengabdian nyata.
Dalam sambutannya, Bupati Buol mengingatkan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada para pejabat harus dijawab dengan kerja nyata, profesionalisme, serta komitmen terhadap kepentingan masyarakat.
Menurutnya, masyarakat Kabupaten Buol tidak menilai aparatur pemerintah berdasarkan tinggi rendahnya jabatan yang diemban, tetapi dari sejauh mana manfaat dan kualitas pelayanan yang dapat dirasakan secara langsung.
Bupati juga menyampaikan tujuh poin penegasan sebagai pedoman bagi seluruh pejabat Administrator dan Pengawas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Pertama, menjadi pemimpin birokrasi yang berintegritas, dengan menjunjung tinggi kejujuran, keadilan, konsistensi, serta menjauhi kepentingan pribadi. Para pejabat juga diminta menerapkan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK.
Kedua, menjadi pemimpin yang berkinerja, bukan sekadar memiliki jabatan. Setiap pejabat harus memiliki target kerja yang jelas, mampu menggerakkan tim, serta menyelesaikan persoalan secara cepat, tepat, dan bertanggung jawab.
Ketiga, menjadi pemimpin yang melayani, bukan ingin dilayani. Bupati menegaskan agar aparatur tidak mempersulit masyarakat, tidak menunda pekerjaan, serta mampu menghadirkan birokrasi yang solutif dan responsif terhadap kebutuhan publik.
Keempat, membangun kepemimpinan yang disiplin, tegas, dan memberikan keteladanan. Para pimpinan di lingkungan pemerintahan diminta menjadi contoh bagi bawahannya serta menerapkan disiplin kerja secara objektif dan konsisten.
Kelima, menjadi penggerak pelaksanaan visi dan misi Kabupaten Buol. Seluruh pejabat harus memahami arah kebijakan pembangunan daerah dalam mewujudkan visi “Buol yang Agamis, Maju, Sejahtera, Berkeadilan, dan Berdaya Saing”.
Keenam, membangun kolaborasi dan menghilangkan ego sektoral. Bupati menekankan pentingnya sinergi antarperangkat daerah guna menghadapi berbagai tantangan pembangunan tanpa terhambat sekat-sekat birokrasi.
Ketujuh, siap dievaluasi dan bertanggung jawab atas amanah jabatan. Para pejabat yang dilantik harus memahami bahwa kepercayaan tersebut disertai evaluasi kinerja secara berkala oleh pimpinan, kepala perangkat daerah, dan BKPSDM.
Menutup arahannya, Bupati Buol meminta seluruh pejabat yang baru dilantik agar segera mengenali kondisi organisasi, menetapkan prioritas kerja, serta melakukan pembenahan dan perbaikan sejak hari pertama bertugas.
Ia menegaskan bahwa setiap pejabat harus mampu menunjukkan perubahan positif melalui peningkatan kinerja, kedisiplinan, serta pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.
“Jabatan boleh berganti, tetapi integritas harus tetap terjaga. Kewenangan boleh berakhir, tetapi hasil pengabdian harus meninggalkan manfaat,” tegas Bupati Buol dalam sambutannya.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Buol, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala Perangkat Daerah, rohaniawan, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Melalui pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Buol diharapkan semakin memperkuat profesionalisme aparatur, meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan, serta mewujudkan pelayanan publik yang transparan, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
(Syafri Sakula//Redaksi)
KRIMSUS86.COM – Tegas, Lugas, Terpercaya






