HARI KEENAM OPS PATUH TOBA 2026, POLDA SUMUT PADUKAN PENINDAKAN DAN EDUKASI KESELAMATAN BERLALU LINTAS

MEDAN – KRIMSUS86.COM,Memasuki hari keenam pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) terus mengintensifkan upaya penegakan hukum sekaligus edukasi kepada masyarakat guna meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam berlalu lintas.

Pada Sabtu (31/10/2026), personel Satuan Tugas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum) melaksanakan kegiatan penindakan terhadap sejumlah pelanggaran lalu lintas di kawasan Simpang Tritura, tepatnya di depan Indogrosir, Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan.

Berita Lainnya

Dalam kegiatan tersebut, petugas menerapkan sejumlah mekanisme penindakan, mulai dari sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), pemberian teguran, hingga penilangan terhadap pengendara yang terbukti melakukan pelanggaran.

Adapun pelanggaran yang menjadi perhatian petugas meliputi pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, kendaraan tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), tidak dilengkapi kaca spion, serta pengendara yang tidak membawa dokumen kendaraan sesuai ketentuan.

Tidak hanya berorientasi pada penindakan, Polda Sumut juga mengedepankan pendekatan preventif melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi keselamatan berlalu lintas.

Personel Satgas Preemtif turun langsung memberikan imbauan kepada pengemudi angkutan umum, angkutan barang, serta pengguna jalan lainnya di kawasan Simpang Terminal Amplas, Jalan Sisingamangaraja.

Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat diingatkan untuk selalu mematuhi marka dan rambu lalu lintas, menggunakan sabuk keselamatan, tidak menerobos lampu merah, tidak melawan arus, serta menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor.

Petugas juga mengimbau pengendara agar senantiasa melengkapi surat-surat kendaraan, memasang TNKB sesuai ketentuan pada bagian depan dan belakang kendaraan, menggunakan kaca spion, serta tidak menggunakan telepon genggam ketika berkendara.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat, personel turut membagikan brosur berisi informasi dan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas dalam rangka Operasi Patuh Toba 2026.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026 tidak semata-mata mengedepankan penindakan terhadap pelanggar, melainkan juga bertujuan membangun kesadaran masyarakat agar menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama saat berkendara.

“Melalui Operasi Patuh Toba 2026, kami terus mengajak masyarakat untuk membangun budaya tertib berlalu lintas. Kepatuhan terhadap aturan bukan hanya untuk menghindari sanksi, tetapi yang paling utama adalah untuk melindungi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujar Kabid Humas Polda Sumut.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas membutuhkan keterlibatan serta kesadaran seluruh elemen masyarakat.

“Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap masyarakat semakin sadar dan menjadikan tertib berlalu lintas sebagai kebutuhan serta budaya dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Melalui rangkaian kegiatan Operasi Patuh Toba 2026, Polda Sumut berharap tingkat kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas semakin meningkat.

Dengan memadukan penindakan hukum, sosialisasi, dan edukasi keselamatan, diharapkan tercipta kondisi lalu lintas yang aman, tertib, lancar, serta mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Sumatera Utara.

(Arzaq Khair)

KRIMSUS86.COM

Tegas, Lugas, Terpercaya

Pos terkait