LAMPUNG SELATAN, KRIMSUS86.COM – PT Tirta Indo Karya Group 08 terus memacu penyelesaian pekerjaan pembangunan tanggul dalam program Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung yang berlokasi di wilayah Kecamatan Way Sulan, Way Ketibung, dan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan.
Perusahaan pelaksana tersebut menargetkan pekerjaan dapat mencapai progres 100 persen pada akhir Oktober 2026. Target tersebut menjadi perhatian manajemen dalam mendorong penyelesaian proyek sesuai jadwal, dengan tetap memperhatikan kualitas konstruksi, spesifikasi teknis, dan ketentuan yang tercantum dalam kontrak pekerjaan.
Komitmen percepatan tersebut disampaikan melalui Tjakra Ardi Saputra, S.H., S.I.P. Ia menegaskan bahwa pihak perusahaan akan terus memantau perkembangan pekerjaan di lapangan agar pelaksanaannya berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
“Pekerjaan akan terus kami pantau dan kami dorong agar penyelesaiannya maksimal, sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB), spesifikasi teknis, serta ketentuan yang berlaku. Target kami, pekerjaan dapat mencapai 100 persen pada akhir Oktober 2026,” ujar Tjakra Ardi Saputra.
Percepatan Pekerjaan Tetap Mengutamakan Mutu
Dalam pelaksanaannya, pekerjaan pembangunan tanggul meliputi penggalian, penimbunan, pembentukan badan tanggul, perataan, pemadatan, hingga tahap perapian tanah. Seluruh tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam penyelesaian pekerjaan rekonstruksi tanggul di kawasan aliran sungai Way Ketibung dan Way Sulan.
Percepatan pekerjaan di lapangan diharapkan dapat mendukung pencapaian target sesuai jadwal. Namun, penyelesaian proyek tidak hanya dinilai berdasarkan kecepatan pengerjaan, melainkan juga harus memenuhi standar mutu, ketentuan teknis, serta aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Target 100 Persen Menjadi Tolok Ukur Pelaksanaan Proyek
Target penyelesaian pada akhir Oktober 2026 menjadi tolok ukur penting bagi pelaksanaan proyek tersebut. Untuk mencapai target itu, diperlukan pemantauan progres secara berkala, pengawasan terhadap kualitas pekerjaan, serta pemeriksaan hasil pekerjaan sesuai mekanisme yang berlaku.
Pembangunan tanggul ini diharapkan dapat memperkuat perlindungan kawasan di sekitar aliran sungai serta mendukung upaya pengendalian risiko banjir bagi masyarakat di wilayah terdampak.
Karena itu, pencapaian progres 100 persen perlu dibuktikan melalui hasil pekerjaan fisik yang telah diselesaikan dan memenuhi persyaratan teknis sesuai kontrak. Kualitas konstruksi dan manfaat proyek bagi masyarakat tetap menjadi aspek penting yang tidak boleh diabaikan dalam upaya mengejar tenggat waktu.
Komitmen Pemantauan Hingga Akhir Oktober
PT Tirta Indo Karya Group 08 menyatakan akan terus memantau perkembangan proyek pembangunan tanggul BBWS Mesuji Sekampung hingga batas waktu yang ditargetkan pada akhir Oktober 2026.
Masyarakat dan publik pun menantikan penyelesaian pekerjaan sesuai jadwal, dengan kualitas konstruksi yang dapat dipertanggungjawabkan serta manfaat yang benar-benar dirasakan oleh warga di sekitar lokasi.
Target telah ditetapkan. Kini, realisasi di lapangan menjadi ukuran utama untuk membuktikan komitmen penyelesaian proyek tersebut.
KRIMSUS86.COM — Tegas, Lugas, Terpercaya.






