PUJI KINERJA POLDA LAMPUNG, KETUA DPW PWDPI: OPERASI ANTIK KRAKATAU-2026 BUKTI NYATA PENGABDIAN DEMI RAKYAT

BANDAR LAMPUNG — KRIMSUS86.COM, 4 Oktober 2026 — Ketua DPW Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Provinsi Lampung, Galih Permana, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf, S.I.K., M.H., beserta seluruh jajaran Polda Lampung atas keberhasilan pelaksanaan Operasi Antik Krakatau-2026.

Operasi yang berlangsung selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 September 2026, tersebut dinilai menjadi salah satu bentuk nyata keseriusan jajaran Kepolisian dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polda Lampung.

Berita Lainnya

Dalam pelaksanaannya, Operasi Antik Krakatau-2026 berhasil mengungkap 379 kasus, mengamankan 530 tersangka, serta menyita barang bukti narkotika dengan nilai mencapai sekitar Rp158,8 miliar. Barang bukti tersebut diperkirakan dapat menyelamatkan sekitar 432.356 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Menurut Galih Permana, capaian tersebut bukan sekadar deretan angka statistik, tetapi merupakan bukti konkret pengabdian Polri dalam melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman narkotika.

“Atas nama seluruh keluarga besar PWDPI Lampung, kami menyampaikan penghormatan dan terima kasih yang tulus kepada Kapolda Lampung beserta seluruh jajaran. Keberhasilan Operasi Antik Krakatau-2026 membuktikan bahwa dengan kepemimpinan yang tegas, kerja keras, sinergi dan kedisiplinan, ancaman narkoba dapat ditekan dan diperangi bersama,” ujar Galih Permana.

Ia menambahkan, PWDPI Lampung juga mengapresiasi langkah penegakan hukum yang dilakukan jajaran Polda Lampung dengan tetap mengedepankan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Menurutnya, pemberantasan narkotika harus berjalan seiring dengan penerapan hukum yang profesional, transparan, proporsional dan berkeadilan.

“Penegakan hukum harus memberikan kepastian dan rasa keadilan bagi masyarakat. Kami mengapresiasi jajaran Polda Lampung yang terus menunjukkan komitmen dalam menjalankan tugas pemberantasan narkotika sesuai aturan hukum yang berlaku,” lanjutnya.

Lebih lanjut, PWDPI Lampung menyatakan komitmennya untuk terus mendukung langkah-langkah Polda Lampung dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam memutus mata rantai peredaran narkoba.

Galih juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, pemuda dan keluarga, untuk bersama-sama mengambil peran dalam mencegah penyalahgunaan narkotika.

“Pemberantasan narkoba bukan hanya tugas Kepolisian, tetapi tanggung jawab kita bersama. Semangat Operasi Antik Krakatau harus terus dijaga dan diperkuat. PWDPI Lampung siap bersinergi dan mengambil bagian dalam upaya menciptakan Lampung yang aman, sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkotika,” tegas Galih.

PWDPI Lampung berharap keberhasilan Operasi Antik Krakatau-2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, insan pers dan seluruh lapisan masyarakat dalam membangun lingkungan yang semakin aman serta melindungi generasi penerus bangsa dari bahaya narkotika.

(Humas PWDPI Lampung/Dahlan/Redaksi

Pos terkait