Serah Terima Jabatan Koordinator Budaya KOWIS PTBA Tanjungenim, Jaran Pegon Tetap Lestari dan Persaudaraan Abadi

MUARA ENIM, KRIMSUS86.COM — Tim Koordinator Wisata (KOWIS) PT Bukit Asam (PTBA) Tanjungenim menggelar acara Pisah Sambut Koordinator Budaya dan Kearifan Lokal di Gedung Serba Guna (GSG) Tanjungenim, Minggu (20/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum pergantian tanggung jawab Koordinator Budaya dan Kearifan Lokal dari Yuhendri Wisra kepada Arief Fauzan. Acara berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh keakraban dengan dihadiri para pelaku seni, budayawan, serta perwakilan komunitas seni dan budaya di wilayah Tanjungenim.

Berita Lainnya

Sejumlah komunitas seni turut hadir, di antaranya kelompok Jaranan Pegon, Reog, dan perguruan Pencak Silat. Kehadiran berbagai komunitas tersebut mencerminkan pentingnya sinergi antara perusahaan, pelaku seni, dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan seni serta budaya lokal.

Dalam sambutannya, Yuhendri Wisra menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini telah memberikan dukungan terhadap kegiatan pelestarian budaya. Menurutnya, menjaga budaya merupakan tanggung jawab bersama dan membutuhkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat.

Sementara itu, Koordinator Budaya dan Kearifan Lokal yang baru, Arief Fauzan, menyatakan kesiapan untuk melanjutkan berbagai program positif yang telah dirintis sebelumnya. Ia berharap keberadaan seni dan budaya lokal dapat terus menjadi bagian penting dalam mempererat hubungan sosial serta menjaga identitas budaya masyarakat di tengah perkembangan zaman.

Jaran Pegon Tetap Lestari

Salah satu pesan utama dalam kegiatan tersebut adalah komitmen bersama untuk mempertahankan keberadaan seni tradisional Jaran Pegon agar tetap lestari dan dikenal oleh generasi mendatang.

Semangat yang digaungkan dalam kegiatan tersebut yakni, “Jaran Pegon Tetap Lestari, Kebudayaan Tetap Terjaga, dan Persaudaraan Tetap Selamanya.”

Pesan tersebut menjadi simbol bahwa pergantian kepemimpinan tidak mengubah komitmen dalam menjaga seni dan budaya. Pelestarian tradisi diharapkan dapat terus dilakukan melalui kerja sama antara komunitas seni, masyarakat, dan pihak perusahaan.

Acara pisah sambut tersebut sekaligus diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Tim KOWIS PTBA Tanjungenim dengan komunitas seni dan budaya. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, pelestarian kearifan lokal diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pewarta: Heri Bule

Editor: Redaksi KRIMSUS86.COM

Pos terkait