LAMPUNG TIMUR, KRIMSUS86.COM — Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, secara resmi meresmikan Gedung Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Lampung Timur sekaligus membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Desa Muara Jaya, Kecamatan Sukadana, tersebut menjadi momentum penting dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Peresmian dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Republik Indonesia, Gubernur Lampung beserta jajaran, Wakil Bupati Lampung Timur, Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, tenaga pendidik, pendamping PKH, orang tua siswa, serta para peserta didik Sekolah Rakyat.
Dalam sambutannya, Bupati Ela Siti Nuryamah mengatakan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 bukan sekadar peresmian gedung baru, tetapi menjadi simbol komitmen pemerintah dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan bagi seluruh anak bangsa.
Menurutnya, Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten dalam upaya memutus mata rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan.
Dengan hadirnya Sekolah Rakyat, anak-anak dari keluarga yang membutuhkan diharapkan memperoleh kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, serta meraih masa depan yang lebih baik.
“Pemerintah Kabupaten Lampung Timur memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Sekolah ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, keterampilan, dan kepedulian sosial,” ujar Ela.
Kepada para siswa baru, Bupati mengajak agar kegiatan MPLS dimanfaatkan sebagai langkah awal untuk mengenal lingkungan belajar, guru, teman, budaya sekolah, sekaligus menumbuhkan semangat dalam menuntut ilmu.
“MPLS merupakan awal perjalanan baru. Jangan pernah merasa rendah diri karena berasal dari keluarga sederhana. Keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi. Dengan pendidikan, kerja keras, disiplin, dan doa, kalian dapat menjadi generasi yang membawa perubahan bagi keluarga, masyarakat, Kabupaten Lampung Timur, hingga bangsa Indonesia,” pesannya.
Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung keberlangsungan Sekolah Rakyat, mulai dari pemerintah, tenaga pendidik dan kependidikan, wali asuh, wali asrama, pendamping PKH, pemerintah desa, hingga para orang tua siswa.
Ia menekankan pentingnya pelayanan pendidikan dan pengasuhan yang diberikan dengan penuh ketulusan serta profesionalisme. Lingkungan sekolah maupun asrama juga diharapkan aman, nyaman, ramah anak, serta bebas dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi.
Melalui peresmian Gedung Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 dan dimulainya MPLS, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berharap dapat mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, mandiri, berakhlak mulia, dan memiliki daya saing.
Generasi tersebut diharapkan mampu menjadi sumber daya manusia unggul yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lampung Timur serta bangsa Indonesia.
(M. Dahlan//red)






