MUSI BANYUASIN, KRIMSUS86.COM – Komitmen Pemerintah Desa Sinar Jaya, Kecamatan Jirak Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin, dalam mendukung percepatan penurunan stunting terus diperkuat. Salah satunya melalui kegiatan Pelatihan dan Pembinaan Electronic Human Development Worker (E-HDW) Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan yang digelar di Balai Desa Sinar Jaya tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas para kader pembangunan manusia sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting di tingkat desa.
Pelatihan diikuti oleh perangkat desa, kader kesehatan, kader Posyandu, Tim Penggerak PKK yang dipimpin Ibu Hoina, serta sejumlah peserta yang terlibat langsung dalam pelaksanaan program percepatan penurunan stunting.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta dibekali pemahaman mengenai penggunaan aplikasi E-HDW, mulai dari pendataan keluarga berisiko stunting, pemantauan tumbuh kembang balita, pendampingan ibu hamil, hingga penyusunan laporan yang akurat sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan pemerintah.
Kepala Desa Sinar Jaya, Alexander, menegaskan bahwa persoalan stunting bukan hanya berkaitan dengan kesehatan anak, tetapi juga menyangkut kualitas sumber daya manusia di masa depan.
“Stunting merupakan tanggung jawab bersama. Melalui pelatihan ini kami berharap seluruh kader semakin memahami tugas dan tanggung jawabnya, sehingga mampu memberikan pendampingan yang maksimal kepada masyarakat. Data yang valid menjadi kunci agar setiap program penanganan stunting benar-benar tepat sasaran,” tegas Alexander.
Menurutnya, keberhasilan program percepatan penurunan stunting sangat bergantung pada sinergi seluruh elemen, mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, Tim Penggerak PKK, hingga keluarga sebagai lingkungan pertama bagi tumbuh kembang anak.
Selain meningkatkan kemampuan teknis dalam penggunaan aplikasi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana koordinasi dan penyamaan persepsi antara pemerintah desa, kader Posyandu, pendamping desa, serta Tim Penggerak PKK.
Dengan adanya koordinasi yang baik, diharapkan seluruh program percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan.
Program Electronic Human Development Worker (E-HDW) merupakan salah satu upaya dalam mendukung strategi percepatan penurunan stunting melalui pendampingan keluarga sejak masa kehamilan hingga anak melewati fase 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Pada periode tersebut, intervensi gizi, kesehatan, sanitasi, serta pola asuh yang tepat menjadi faktor penting dalam mencegah terjadinya stunting.
Melalui dukungan teknologi aplikasi E-HDW, proses pendataan dan pemantauan kondisi ibu serta anak diharapkan dapat dilakukan secara lebih akurat. Dengan demikian, pemerintah dapat memberikan intervensi secara cepat dan tepat sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Pemerintah Desa Sinar Jaya optimistis peningkatan kapasitas kader, penguatan kolaborasi lintas sektor, serta partisipasi aktif masyarakat dapat semakin mengoptimalkan upaya percepatan penurunan stunting.
Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung lahirnya generasi yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.
(Enis//red)






