BATURAJA, KRIMSUS86.COM – Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani kelapa sawit, rombongan petani dari Desa Sidomulyo, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, melakukan kunjungan lapangan pelatihan panen dan pascapanen ke PT Perkebunan Minanga Ogan, Baturaja, Kamis (23/7/2026).
Rombongan petani tersebut dipimpin oleh Edwin selaku Ketua Koperasi Serasan Mulya, Desa Gunung Megang. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman petani mengenai tata kelola perkebunan kelapa sawit, mulai dari teknik budidaya, pemeliharaan tanaman, proses panen hingga penanganan pascapanen yang sesuai dengan standar perkebunan.
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Owner PT Perkebunan Minanga Ogan, Zulkarnaen, S.E., bersama General Manager Parlindungan Saregar beserta jajaran staf dan manajemen perusahaan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut tamu kehormatan dari Riset Perkebunan Nusantara (RPN) Bogor, Wanrizki, M.Sc., selaku Marketing Bahan Tanaman PPKS RPN Bogor. Dalam kesempatan itu, ia memberikan paparan terkait budidaya kelapa sawit, termasuk pentingnya penggunaan bahan tanaman yang berkualitas serta penerapan teknik budidaya yang tepat untuk mendukung peningkatan produktivitas perkebunan.
Sementara itu, Yudi Kurniawan selaku Manager PT Perkebunan Minanga Ogan mendapat mandat langsung dari pihak manajemen untuk menyampaikan materi mengenai tata cara pemeliharaan kebun kelapa sawit yang sesuai dengan standar perkebunan.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pengetahuan langsung mengenai berbagai aspek pengelolaan perkebunan kelapa sawit, termasuk pemeliharaan tanaman, penerapan standar teknis, teknik panen yang tepat serta pengelolaan hasil panen agar tetap memiliki kualitas yang baik.
PT Perkebunan Minanga Ogan selama ini dikenal sebagai salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit yang menjadi contoh di Provinsi Sumatera Selatan. Dengan pengalaman lebih dari 40 tahun, perusahaan tersebut terus berupaya menjaga produktivitas perkebunan dan melakukan peremajaan tanaman sebagai bagian dari keberlanjutan usaha perkebunan.
Kegiatan kunjungan lapangan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para petani kelapa sawit, khususnya dalam meningkatkan pengetahuan dan penerapan praktik perkebunan yang baik di tingkat masyarakat.
Dengan adanya kegiatan berbagi pengetahuan dan pengalaman tersebut, diharapkan ke depan semakin banyak perkebunan kelapa sawit di Sumatera Selatan yang mampu menerapkan standar pengelolaan perkebunan secara profesional, produktif dan berkelanjutan.(Jamaludin//red)






