Tiga Hari Berpacu dengan Waktu, TNI-Polri dan BPBD Berhasil Pulihkan Akses Jembatan Pascabanjir di Desa Lobu Mandiri

 

PARIGI MOUTONG – Krimsus86.com – Sinergitas antara TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemerintah Desa Lobu Mandiri, dan masyarakat berhasil mempercepat pemulihan infrastruktur pascabanjir di Kabupaten Parigi Moutong. Setelah bekerja selama tiga hari, pembangunan akses jembatan darurat di Dusun III, Desa Lobu Mandiri, Kecamatan Parigi Barat, rampung pada Sabtu (4/7/2026).

Berita Lainnya

Pembangunan akses darurat tersebut merupakan tindak lanjut atas kerusakan infrastruktur akibat banjir yang sempat memutus jalur penghubung masyarakat menuju kawasan perkebunan. Dengan dukungan satu unit alat berat excavator dari BPBD Kabupaten Parigi Moutong, pemasangan bronjong sebagai pondasi jalan berhasil diselesaikan sehingga akses kini telah kembali dapat digunakan oleh masyarakat.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kabagops Polres Parigi Moutong, Kompol Sugianto, S.H., bersama Danramil 1306-08 Parigi Kapten Arm. I Putu Sujaya, Kepala Desa Lobu Mandiri Yusak Gigir, personel Babinsa, anggota Polsek Parigi, personel BPBD Kabupaten Parigi Moutong, serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat.

Kabagops Polres Parigi Moutong, Kompol Sugianto, S.H., mengatakan bahwa percepatan pemulihan infrastruktur merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan kepastian kepada masyarakat yang terdampak bencana.

“Penanganan pascabencana tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat. Alhamdulillah, berkat kerja sama yang solid, akses yang sebelumnya terputus kini telah kembali dapat dimanfaatkan masyarakat. Ini adalah komitmen kami untuk memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman, nyaman, dan produktif,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan akses jembatan darurat tersebut tidak hanya menyelesaikan persoalan infrastruktur, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.

Menurutnya, Polres Parigi Moutong akan terus meningkatkan koordinasi bersama TNI, BPBD, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat agar setiap penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, terukur, dan berkelanjutan.

Selama pelaksanaan kegiatan yang berlangsung sejak 2 hingga 4 Juli 2026, situasi tetap berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Rampungnya pembangunan akses jembatan darurat di Desa Lobu Mandiri diharapkan mampu mengembalikan mobilitas masyarakat, khususnya menuju lahan pertanian dan perkebunan yang menjadi penopang utama perekonomian warga.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi dan semangat kebersamaan antarinstansi serta masyarakat merupakan fondasi penting dalam membangun ketangguhan daerah menghadapi bencana, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran TNI-Polri dan pemerintah dalam memberikan pelayanan serta perlindungan kepada masyarakat.

(Nofli)

Pos terkait