Lamban Kelor Binaan PT Bukit Asam Jalin Kerja Sama dengan DPP PWDPI, Gaungkan Gerakan Hidup Sehat Dimulai dari Rumah

BANDAR LAMPUNG | Krimsus86.com – UMKM Lamban Kelor binaan PT Bukit Asam Tbk resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (DPP PWDPI) dalam rangka menggalakkan gerakan “Hidup Sehat Dimulai dari Rumah, Keluarga Sehat, Produktivitas Meningkat, Masa Depan Lebih Berkualitas”, Kamis (2/7/2026).

Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP PWDPI, M. Nurullah RS, dan disaksikan oleh Sekretaris Jenderal, Bendahara Umum, Deputi Organisasi, Keanggotaan dan Kelembagaan (OKK) DPP PWDPI Hendra Jaya Kesuma, S.IP., Rosita Gosi, serta Sandi.

Berita Lainnya

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP PWDPI M. Nurullah RS menegaskan bahwa program tersebut akan dijadikan sebagai salah satu program unggulan bakti sosial DPP PWDPI yang dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Kesehatan adalah hak dasar setiap masyarakat sekaligus fondasi utama dalam membangun bangsa yang kuat, cerdas, dan sejahtera. Melalui kerja sama ini, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa menjaga kesehatan harus dimulai dari lingkungan keluarga. Program ini akan menjadi agenda rutin dalam kegiatan bakti sosial DPP PWDPI,” ujarnya.

Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, DPP PWDPI bersama Lamban Kelor juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat sebagai upaya deteksi dini berbagai penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, asam urat, obesitas, hingga penyakit jantung.

Selain pemeriksaan kesehatan, masyarakat juga diberikan edukasi mengenai pentingnya memperoleh informasi kesehatan yang benar serta penggunaan produk herbal yang aman, telah terdaftar di BPOM, bersertifikat halal, dan diproduksi sesuai standar yang berlaku.

Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa sekitar 80 persen penyakit tidak menular dipengaruhi oleh pola hidup yang kurang sehat dan sebenarnya dapat dicegah melalui perubahan gaya hidup sejak dini.

Empat pilar utama yang ditekankan dalam gerakan tersebut meliputi penerapan pola hidup sehat, pola makan bergizi seimbang, pola pikir positif, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Peserta juga diajak membiasakan aktivitas fisik sedikitnya 30 menit setiap hari, menjaga pola tidur, memperbanyak konsumsi air putih, memperbanyak sayur dan buah, serta mengurangi konsumsi gula, garam, dan minyak berlebih. Selain itu, pengelolaan kesehatan mental melalui rasa syukur, berpikir positif, dan mendekatkan diri kepada Tuhan juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan secara menyeluruh.

Pada kesempatan itu diperkenalkan pula berbagai produk herbal unggulan Lamban Kelor yang memanfaatkan kekayaan tanaman obat asli Indonesia seperti kelor (Moringa oleifera), kunyit, temulawak, jahe, dan serbuk lebah.

Produk Lamban Kelor yang dipamerkan terdiri atas kapsul herbal, teh celup, hingga ramuan perawatan tradisional yang telah memiliki izin BPOM TR, sertifikat Halal, serta diproduksi sesuai standar CPOTB dan CPPOB oleh CV Rizky Berkah Utama.

Melalui program “Tantangan 21 Hari Hidup Sehat”, masyarakat diajak membangun kebiasaan hidup sehat secara konsisten mulai dari diri sendiri, keluarga, hingga menjadi teladan bagi lingkungan sekitar.

Menutup sambutannya, M. Nurullah RS mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membudayakan pola hidup sehat sebagai investasi jangka panjang.

“Kesehatan bukan investasi yang hasilnya dirasakan dalam hitungan hari, melainkan investasi sepanjang hayat. Mari kita mulai dari rumah, menjaga keluarga, dan bersama-sama membangun masa depan bangsa yang lebih sehat dan berkualitas,” pungkasnya.

Masyarakat yang ingin memperoleh informasi mengenai katalog produk Lamban Kelor maupun berkonsultasi mengenai pemanfaatan herbal secara gratis dapat menghubungi Sekretariat DPP PWDPI.

(Humas DPP PWDPI)

Pewarta: M.Dahlan

Pos terkait