PDAM Tirta Aji Wonosobo Didesak Diaudit Independen, Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Gelar Aksi #WonosoboMelawan

WONOSOBO, Krimsus86.com – Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Wonosobo mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo segera melakukan audit independen serta evaluasi menyeluruh terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Aji Wonosobo. Desakan tersebut disampaikan dalam aksi unjuk rasa bertajuk #WonosoboMelawan.

Koordinator aksi, Ahmad Nursolih, menyampaikan bahwa audit independen diperlukan untuk memastikan tata kelola BUMD berjalan secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Berita Lainnya

Menurutnya, sebagai perusahaan daerah yang mengelola dana publik, seluruh aspek pengelolaan PDAM harus dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, baik dari sisi pelayanan, pengelolaan keuangan, maupun validitas data pelanggan.

“Kami mendesak Pemkab Wonosobo untuk melakukan audit independen dan evaluasi menyeluruh terhadap BUMD, terutama PDAM Tirta Aji. Audit diperlukan agar masyarakat memperoleh gambaran yang jelas mengenai kondisi riil perusahaan daerah,” ujar Ahmad.

Aliansi juga menyoroti adanya berbagai keluhan masyarakat terkait pelayanan, meskipun PDAM Tirta Aji disebut telah memiliki lebih dari 91 ribu sambungan pelanggan, tingkat efektivitas penagihan yang tinggi, serta mencatat laba dalam beberapa tahun terakhir. Menurut massa aksi, kondisi tersebut perlu diverifikasi melalui audit yang objektif dan independen.

Selain itu, massa mempertanyakan kesesuaian data pelanggan dengan kondisi pelayanan di lapangan. Mereka menilai data pelanggan merupakan komponen penting dalam penilaian kinerja perusahaan, perencanaan investasi, hingga penyusunan laporan keuangan.

Dalam aksi tersebut, Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Wonosobo juga meminta peningkatan transparansi anggaran di tubuh PDAM Tirta Aji. Sebagai BUMD yang memperoleh pendapatan dari pelayanan publik serta didukung penyertaan modal daerah, masyarakat dinilai memiliki hak untuk mengetahui penggunaan anggaran, investasi, serta kontribusi perusahaan terhadap pendapatan daerah.

Atas dasar itu, massa mendesak Pemkab Wonosobo membentuk tim audit independen yang melibatkan auditor profesional, akademisi, dan unsur masyarakat sipil guna melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja BUMD, khususnya PDAM Tirta Aji.

Sementara itu, salah seorang warga Wonosobo yang enggan disebutkan namanya mengaku menyayangkan minimnya keterbukaan informasi terkait pengelolaan PDAM Tirta Aji. Menurutnya, sebagai aset milik daerah yang mengelola layanan air bersih untuk masyarakat, perusahaan daerah tersebut diharapkan menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas secara maksimal.

“Sebagai warga Wonosobo, kami berharap pengelolaan PDAM Tirta Aji dilakukan secara terbuka. Jika terdapat persoalan dalam kinerja perusahaan, hendaknya dijelaskan kepada masyarakat agar tidak menimbulkan berbagai pertanyaan maupun spekulasi,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PDAM Tirta Aji Wonosobo maupun Pemerintah Kabupaten Wonosobo terkait tuntutan audit independen yang disampaikan dalam aksi tersebut.

(Sutris//red)

Pos terkait