Krimsus86.com | Sibolga, 30 Juni 2026 – PT Pelindo (Persero) Cabang Sibolga terus memperkuat transformasi digital melalui implementasi sistem pembayaran non-tunai (cashless) yang resmi diberlakukan sejak 1 Juni 2026. Langkah ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan kepelabuhanan yang modern, efisien, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna jasa.
Sejak diterapkan, seluruh proses transaksi pembayaran di Pelabuhan Sibolga berjalan dengan lancar melalui sistem non-tunai yang mudah, cepat, aman, dan praktis. Para pengguna jasa pun memberikan respons positif serta mampu beradaptasi dengan baik terhadap mekanisme pembayaran digital tersebut.
Keberhasilan implementasi program ini tidak terlepas dari sinergi yang baik antara perusahaan, mitra kerja, dan seluruh pengguna jasa dalam mendukung modernisasi layanan kepelabuhanan. Selain meningkatkan efisiensi operasional, sistem pembayaran non-tunai juga memperkuat transparansi dan akuntabilitas transaksi, sehingga mampu menciptakan tata kelola pelayanan yang lebih efektif, profesional, dan andal.
General Manager PT Pelindo (Persero) Cabang Sibolga, Muhammad Ikhlas, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan terhadap sistem yang telah diterapkan agar manfaatnya semakin optimal bagi seluruh pengguna jasa.
“Implementasi sistem pembayaran non-tunai merupakan bagian dari upaya kami dalam meningkatkan kualitas layanan kepada pengguna jasa. Ke depan, kami akan terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan agar sistem ini dapat berjalan secara optimal serta memberikan kemudahan, kenyamanan, dan pengalaman layanan yang semakin baik bagi seluruh pengguna jasa Pelabuhan Sibolga,” ujar Muhammad Ikhlas.
Melalui implementasi sistem pembayaran non-tunai ini, PT Pelindo (Persero) Cabang Sibolga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan kepelabuhanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Inovasi ini menjadi bagian dari transformasi digital perusahaan dalam mewujudkan pelayanan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kepuasan seluruh pengguna jasa pelabuhan.
(Arzaq Khair)






