WONOSOBO | KRIMSUS86.COM
Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Wonosobo mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo untuk segera melakukan audit independen serta evaluasi menyeluruh terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Aji Wonosobo.
Desakan tersebut menjadi salah satu tuntutan utama dalam aksi massa bertajuk #WonosoboMelawan, yang digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap tata kelola perusahaan daerah agar lebih transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Koordinator aksi, Ahmad Nursolih, menyampaikan bahwa BUMD merupakan aset daerah yang mengelola dana publik sehingga seluruh proses pengelolaan dan penggunaan anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada masyarakat.
“Kami mendesak Pemkab Wonosobo untuk melakukan audit independen dan evaluasi menyeluruh terhadap BUMD, terutama PDAM Tirta Aji. Audit diperlukan agar masyarakat memperoleh gambaran yang jelas mengenai kondisi riil perusahaan daerah, baik dari sisi pelayanan, pengelolaan keuangan, maupun validitas data pelanggan,” ujar Ahmad dalam keterangannya, Kamis (25/6/2026).
Menurutnya, PDAM Tirta Aji selama ini mengklaim memiliki lebih dari 91 ribu sambungan pelanggan, tingkat efektivitas penagihan mencapai 99 persen, serta mencatat laba bersih hingga miliaran rupiah dalam beberapa tahun terakhir. Namun demikian, di lapangan masih terdapat berbagai keluhan masyarakat terkait kualitas pelayanan dan keterbukaan informasi publik.
Selain itu, massa aksi juga menyoroti dugaan adanya ketidaksesuaian antara data pelanggan dengan pengguna layanan PDAM. Menurut Ahmad, validitas data pelanggan merupakan aspek penting yang menjadi dasar penilaian kinerja perusahaan, perencanaan investasi, hingga penyusunan laporan keuangan.
Aliansi berharap Pemkab Wonosobo segera mengambil langkah konkret dengan melibatkan auditor independen guna memastikan tata kelola PDAM Tirta Aji berjalan sesuai prinsip good governance. Mereka juga mendorong agar hasil audit nantinya dipublikasikan secara terbuka sebagai bentuk akuntabilitas kepada masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan atau tanggapan resmi dari pihak PDAM Tirta Aji maupun Pemerintah Kabupaten Wonosobo terkait tuntutan tersebut.
Tim KJN / Cakmet






