Sigi, Krimsus86.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah resmi memulai pelaksanaan Program Berani Lancar melalui groundbreaking proyek pembangunan jalan dan jembatan dengan skema pembiayaan multi-years. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, di Kabupaten Sigi, Minggu (7/6/2026).
Acara groundbreaking dihadiri pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta para bupati dan wali kota se-Sulawesi Tengah yang mengikuti kegiatan secara langsung maupun virtual.
Program Berani Lancar merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang bertujuan memperkuat konektivitas antarwilayah, meningkatkan mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di seluruh daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa pembangunan dan pemeliharaan jalan provinsi merupakan tanggung jawab pemerintah daerah yang harus terus dilaksanakan guna mendukung aktivitas masyarakat dan mempercepat pemerataan pembangunan.
Menurutnya, meskipun pemerintah daerah menghadapi tantangan berupa penurunan kapasitas fiskal, sektor infrastruktur tetap menjadi prioritas bersama bidang pendidikan dan kesehatan. Berbagai langkah efisiensi anggaran dilakukan agar belanja daerah lebih terfokus pada program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Jalan adalah urat nadi perekonomian. Karena itu, pembangunan infrastruktur harus menjadi prioritas agar konektivitas antarwilayah semakin baik dan manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat secara merata,” ujar Gubernur.
Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur tidak hanya berfungsi meningkatkan aksesibilitas antarwilayah, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke daerah-daerah yang masih membutuhkan perhatian khusus.
Melalui dukungan DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, pembangunan dan peningkatan sejumlah ruas jalan strategis akan dilaksanakan secara bertahap hingga tahun 2030 melalui skema pembiayaan multi-years. Program tersebut juga diarahkan untuk membuka akses wilayah pedesaan serta kawasan yang memiliki nilai strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Gubernur turut mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mengawasi pelaksanaan proyek agar seluruh pekerjaan berjalan sesuai perencanaan, standar teknis, serta prinsip akuntabilitas. Masyarakat juga dapat menyampaikan aspirasi maupun pengaduan terkait pembangunan melalui layanan Berani Samporoa di nomor 0811-6662-222.
“Pembangunan yang baik membutuhkan dukungan dan pengawasan bersama. Karena itu, kami mengajak masyarakat ikut mengawal pelaksanaan program ini agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah demi mewujudkan Sulawesi Tengah yang semakin maju, terhubung, dan sejahtera.
Dimulainya Groundbreaking Program Berani Lancar menjadi penanda komitmen kuat Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur sebagai fondasi peningkatan konektivitas, pemerataan pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.
(Nofli)






