Krimsus86.com Indramayu, Kamis (19/3/2026) — Arus lalu lintas mudik Lebaran 2026 di Jalur Pantai Utara (Pantura), tepatnya di wilayah Parean, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, terpantau padat namun tetap lancar pada Kamis (19/3/2026) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.
Kepolisian Resor Indramayu memastikan kondisi arus lalu lintas tetap kondusif meskipun telah memasuki puncak arus mudik. Kepadatan kendaraan terlihat meningkat signifikan dibandingkan hari sebelumnya.
Berdasarkan data traffic counting dari Dinas Perhubungan setempat, volume kendaraan yang melintas di jalur tersebut mencapai rata-rata 4.289 unit per jam. Angka ini mengalami peningkatan sekitar 30 persen dibandingkan hari sebelumnya yang tercatat sebanyak 3.309 unit per jam.
Kapolres Indramayu AKBP Fajar Gumilang melalui Kapolsek Kandanghaur AKP Joni, SH, menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah menyiagakan personel secara penuh guna mengantisipasi lonjakan arus kendaraan yang diperkirakan berlangsung hingga dini hari.
“Puncak arus mudik kami prediksi terjadi malam ini hingga besok dini hari. Sejauh ini arus lalu lintas dari arah Jakarta menuju Cirebon maupun sebaliknya masih dalam kondisi terkendali,” ujar AKP Joni.
Meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan, kepolisian memastikan belum terjadi antrean panjang yang ekstrem. Sistem rekayasa lalu lintas berupa penarikan arus secara skalabel diterapkan di sejumlah titik rawan kepadatan guna menjaga kelancaran arus kendaraan.
Kelancaran di jalur arteri Pantura turut dipengaruhi oleh pemberlakuan rekayasa lalu lintas one way di jalan tol. Kebijakan ini menyebabkan sebagian arus kendaraan dialihkan ke jalur arteri, khususnya kendaraan dari arah timur (Jawa Tengah) menuju barat (Jakarta).
Pihak kepolisian juga mengimbau kepada para pemudik untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
“Pemudik diharapkan mematuhi peraturan lalu lintas, memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima, serta tidak memaksakan diri apabila merasa lelah,” pungkas AKP Joni.
Humas: Polsek Kandanghaur
Kontributor: Wardono HS., S.E (Korwil Jawa Barat)
Editor: Korwil Jawa Barat






