Kapolri Ungkap Peran Pemerintah Jaga Perdamaian dan Stabilitas Ekonomi di Tengah Konflik Global

Krimsus86.com, Jakarta, 6 Maret 2026 – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan berbagai upaya yang dilakukan pemerintah Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia serta stabilitas ekonomi nasional di tengah meningkatnya konflik global.

Hal tersebut disampaikan Kapolri saat memberikan sambutan dalam acara Silaturahmi Ramadan bersama Dewan Pimpinan Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPD KSPSI) Jawa Barat yang digelar di PT NOK, Jumat sore (6/3/2026).

Berita Lainnya

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menjelaskan bahwa kondisi global saat ini tengah menghadapi ketidakpastian akibat eskalasi konflik yang melibatkan sejumlah negara, termasuk ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Menurutnya, pemerintah Indonesia sebagai negara yang menganut politik luar negeri bebas dan aktif serta berstatus sebagai negara nonblok tidak tinggal diam dalam menghadapi situasi tersebut. Pemerintah terus melakukan berbagai upaya diplomasi untuk mendorong terciptanya perdamaian.

“Tentunya pemerintah terus berusaha bekerja keras sebagai negara nonblok untuk menjalankan politik bebas dan aktif dalam menjaga stabilitas dunia,” ujar Kapolri.

Ia juga menambahkan bahwa Indonesia berupaya mengambil peran aktif dalam mendorong perdamaian antara Palestina dan Israel, salah satunya melalui usulan solusi dua negara atau two-state solution sebagai jalan keluar bagi konflik yang berkepanjangan.

Selain isu perdamaian dunia, Kapolri juga menyoroti langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui negosiasi perdagangan dengan Amerika Serikat terkait tarif impor produk Indonesia.

Menurut Kapolri, hasil dari negosiasi tersebut berhasil menurunkan besaran tarif yang sebelumnya mencapai 32 persen menjadi 19 persen.

Di sisi lain, pemerintah juga terus mendorong program hilirisasi di berbagai sektor industri guna meningkatkan nilai tambah ekonomi nasional. Program tersebut meliputi pengembangan industri otomotif, baterai kendaraan listrik, hingga peningkatan produksi minyak nasional.

Kapolri juga menegaskan bahwa pemerintah melalui program Asta Cita terus berupaya memperkuat ketahanan pangan dan energi agar Indonesia mampu mandiri dan tidak bergantung pada negara lain.

“Berbagai program Asta Cita terus didorong agar dalam kondisi apa pun Indonesia tetap kuat, khususnya dalam menghadapi berbagai tekanan global,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolri juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan buruh, untuk bersatu menjaga iklim investasi agar tetap kondusif sehingga pertumbuhan ekonomi nasional dapat terus meningkat.

Ia menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara optimal untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

“Dalam situasi global seperti saat ini, Indonesia harus mampu mandiri dan berdiri di atas kaki sendiri dengan memanfaatkan seluruh potensi sumber daya alam yang dimiliki untuk kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Kapolri juga mengimbau para pekerja untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing di tingkat global, terutama dalam menghadapi berbagai program hilirisasi industri yang tengah dikembangkan pemerintah.

“Ketika program hilirisasi berjalan, kualitas SDM kita harus siap sehingga para pekerja Indonesia mampu bersaing dengan tenaga kerja dari negara lain,” pungkasnya.

Sumber: Media Group DPP FRIC

Pos terkait