Krimsus86.com Medan, 13 Februari 2026 – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Sumatera Utara melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke distributor sekaligus pabrik pengolahan ayam milik PT. Kurnia Agrotama Sejahtera, Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan distribusi ayam, baik dalam kondisi segar (fresh) maupun beku (frozen), tetap aman menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.
Kasubdit 1 Indag Polda Sumut, AKBP Budi Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H., yang mewakili Kasatgas Pangan, Kombes Pol. Rahmat Budi Handoko, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa sidak dilakukan untuk memastikan pasokan tetap stabil, terutama untuk hotel, restoran, dan kafe. “Distribusi dari tempat ini tidak untuk pasar tradisional. Stok sampai menjelang Lebaran masih aman dan stabil. Kami sudah cek langsung semuanya,” tegasnya.
Stok dan Harga Aman
Hasil pengecekan menunjukkan stok ayam berada dalam kondisi baik. Harga ayam utuh dari kandang tercatat Rp26.500 per kilogram, sedangkan harga distribusi ke hotel dan restoran mencapai Rp40.000 per kilogram. “Harga masih dalam batas normal, dan kami tetap melakukan pengawasan agar tidak terjadi lonjakan yang signifikan,” tambah AKP Indah Handayani, Kanit 2 Subdit 1 Indag.
Plant Manager PT. Kurnia Agrotama Sejahtera, Yatim Sanjaya, menyatakan bahwa permintaan menjelang Ramadhan memang meningkat, namun hanya sekitar 10 persen dibanding tahun lalu. Produk yang didistribusikan telah diproses dan dibersihkan sesuai standar industri. “Ayam sudah dipotong dan bersih, siap distribusi,” ujarnya.
Tujuan dan Dampak Sidak
Sidak ini merupakan langkah preventif Satgas Pangan Polda Sumut untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga bahan pokok, khususnya komoditas ayam, agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan pangan.
Satgas Pangan menegaskan pengawasan akan terus dilakukan secara berkala untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan harga tetap wajar di tengah meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.
Reporter: Arzaq Khair
Editor: Tim Krimsus86






