Warga Perumahan Grand Mutiara Gading Bahu Membahu Semarakkan Iduladha 1447 H
Bekasi Krimsus86.com, Rabu 27 Mei 2026 – Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah menjadi momentum penting bagi warga Perumahan Grand Mutiara Gading, Telajung, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, dalam mempererat persatuan, kebersamaan, serta kepedulian sosial melalui semangat gotong royong dan berbagi kepada sesama.
Bersinergi dengan Ponpes Bunyan Indonesia, warga menggelar pelaksanaan Salat Iduladha berjamaah yang dilanjutkan dengan kegiatan penyembelihan hewan kurban di area Pondok Pesantren Bunyan Indonesia pada Rabu (27/05/2026).
Suasana penuh kebersamaan tampak sejak pagi hari. Antusiasme warga begitu tinggi, mulai dari bapak-bapak, ibu-ibu hingga para pemuda turut ambil bagian dalam seluruh rangkaian kegiatan. Kaum ibu bergotong royong menyiapkan konsumsi untuk makan siang bersama, sementara panitia dan warga lainnya bekerja sama dalam proses penyembelihan serta pendistribusian hewan kurban.
Daging kurban nantinya akan dibagikan kepada masyarakat sekitar, khususnya warga yang membutuhkan, sebagai bentuk kepedulian sosial dan implementasi nilai-nilai keikhlasan dalam Hari Raya Iduladha.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua RW setempat, Pujiono, yang secara langsung mengikuti proses pemotongan hewan kurban. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap kekompakan warga Grand Mutiara Gading yang dinilai mampu menjaga semangat guyub dan rukun dalam kehidupan bermasyarakat.
“Alhamdulillah, pada kegiatan Iduladha yang jatuh hari ini masyarakat telah melaksanakan Salat Iduladha dan kegiatan penyembelihan hewan kurban yang nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan. Saya memberikan apresiasi kepada warga Perumahan Grand Mutiara Gading yang telah bersama-sama bergotong royong dan menjadikan Hari Raya Iduladha ini sebagai momentum mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah. Semoga kebersamaan seperti ini terus berjalan ke depannya,” ujar Pujiono.
Melalui kegiatan tersebut, warga berharap semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan nilai-nilai persaudaraan dapat terus terjaga serta menjadi contoh positif dalam membangun lingkungan masyarakat yang harmonis.
(Dwi Eko)






