Warga Desa Tapang Menua Desak Pemkab Sintang Selamatkan Aset Negara, Proyek Listrik Desa Terbengkalai

SINTANG, KRIMSUS86.COM – Masyarakat Desa Tapang Menua, Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, mendesak Pemerintah Kabupaten Sintang, instansi terkait, serta pihak yang bertanggung jawab terhadap pembangunan jaringan Listrik Desa agar segera menyelamatkan aset negara dan menuntaskan proyek yang hingga kini belum selesai.

Proyek pembangunan jaringan listrik yang dikelola Koperasi Apang Semangai tersebut mulai dikerjakan pada tahun 2016 dengan anggaran bernilai miliaran rupiah. Namun, hingga saat ini proyek belum dapat dimanfaatkan oleh masyarakat karena belum selesai dikerjakan.

Berita Lainnya

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah tiang listrik telah berdiri di beberapa jalur desa. Sementara itu, berbagai material seperti kabel, trafo, dan perlengkapan lainnya masih tersimpan di sekitar kantor desa. Hingga kini belum terlihat adanya pemasangan jaringan penghantar maupun penyambungan listrik ke rumah-rumah warga.

Perwakilan masyarakat menyampaikan kekecewaannya karena sejak awal warga telah memberikan dukungan, termasuk menyediakan lahan untuk jalur tiang listrik, dengan harapan segera menikmati layanan listrik.

“Kami sudah berkorban menyediakan lahan untuk jalur tiang, berharap segera menikmati listrik. Namun hingga kini tiang hanya berdiri tanpa kelanjutan, sementara material mulai rusak akibat cuaca. Ini merupakan aset negara yang harus segera diselamatkan,” ujar salah seorang perwakilan warga.

Masyarakat bersama pengurus Koperasi Apang Semangai menyampaikan beberapa tuntutan kepada pemerintah, yaitu melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh aset proyek, termasuk tiang, kabel, trafo, dan material lainnya, guna mencegah kerusakan yang lebih besar serta memastikan nilai aset negara tetap terjaga.

Selain itu, warga meminta pemerintah segera menetapkan langkah konkret beserta target waktu penyelesaian proyek agar jaringan listrik dapat segera beroperasi dan dinikmati oleh masyarakat Desa Tapang Menua maupun wilayah sekitarnya.

Menurut warga, keberadaan listrik sangat dibutuhkan untuk mendukung aktivitas masyarakat, mulai dari penerangan rumah, pelayanan kesehatan di Posyandu, kegiatan belajar anak-anak, hingga mendorong pertumbuhan usaha koperasi dan peningkatan perekonomian desa.

Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kabupaten Sintang maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai kelanjutan proyek tersebut. Masyarakat berharap pemerintah segera turun langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan, menyelamatkan aset negara yang telah dibangun, serta menyelesaikan proyek demi kepentingan masyarakat.

(Hendrikus Tingang/Kabiro KRIMSUS86.COM Kabupaten Sintang)

Pos terkait