WONOSOBO, KRIMSUS86.COM — Slamet Tiono, yang dikenal dengan sapaan Dumbo, calon kepala desa nomor urut 4 di Desa Ngalian, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, membawa empat gagasan utama yang menitikberatkan pada transparansi pemerintahan, keadilan, pemerataan pembangunan, serta pelayanan masyarakat.
Dengan pengalaman pernah menjabat sebagai kepala desa selama enam tahun, Slamet Tiono menjadi salah satu figur yang rekam jejak, capaian kerja, dan gagasan pembangunannya dapat menjadi bahan pertimbangan masyarakat dalam menentukan arah masa depan Desa Ngalian.
Mengusung semangat “Berani Bersikap, Tegas dalam Prinsip, Terbuka dalam Pemerintahan, dan Nyata dalam Pengabdian,” gagasan yang disampaikan menekankan pentingnya pemerintahan desa yang terbuka, disiplin, bertanggung jawab, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
EMPAT GAGASAN UTAMA UNTUK DESA NGALIAN
1. Pemerintahan Transparan dan Anggaran Terbuka
Keterbukaan informasi mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), pelaksanaan pembangunan, serta realisasi anggaran menjadi salah satu agenda yang diusung. Masyarakat diharapkan dapat mengetahui proses perencanaan, penggunaan, hingga pertanggungjawaban anggaran desa.
Transparansi dinilai penting untuk memperkuat kepercayaan publik sekaligus mendorong pengawasan bersama terhadap jalannya pemerintahan desa.
2. Tegas Melawan Ketidakadilan dan Membela Kepentingan Masyarakat
Kepemimpinan desa diharapkan mampu menyikapi berbagai persoalan secara tegas, adil, dan sesuai aturan. Ruang pengaduan masyarakat juga perlu diperkuat agar setiap aspirasi maupun laporan warga dapat ditindaklanjuti melalui mekanisme yang benar.
Setiap dugaan penyimpangan harus ditangani berdasarkan bukti dan ketentuan hukum, tanpa perlakuan diskriminatif.
3. Pembangunan Tepat Sasaran dan Bermanfaat bagi Warga
Pembangunan desa diarahkan pada kebutuhan nyata masyarakat, seperti perbaikan jalan lingkungan, irigasi pertanian, drainase, fasilitas umum, serta sarana pendukung kegiatan ekonomi warga.
Perencanaan pembangunan perlu mempertimbangkan skala prioritas, kemampuan anggaran, pemerataan manfaat, dan keberlanjutan program agar hasilnya dapat dirasakan masyarakat secara luas.
4. Musyawarah, Kepedulian Sosial, dan Pelayanan Berkeadilan
Musyawarah dan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menentukan kebijakan desa. Aspirasi dari berbagai kelompok warga perlu didengar agar pembangunan tidak hanya berpusat pada kepentingan sebagian pihak.
Perhatian kepada masyarakat kurang mampu juga menjadi bagian dari gagasan tersebut, melalui pendataan yang akurat dan pelaksanaan program bantuan yang tepat sasaran. Pelayanan pemerintahan desa harus diberikan secara adil tanpa membeda-bedakan latar belakang warga.
ENAM TAHUN PENGALAMAN MENJADI BAHAN EVALUASI
Pengalaman Slamet Tiono yang pernah menjabat sebagai kepala desa selama enam tahun menjadi salah satu aspek yang dapat dinilai masyarakat. Pengalaman tersebut perlu dilihat bersama capaian pembangunan, kualitas pelayanan, keterbukaan pengelolaan anggaran, serta kemampuan memperbaiki kekurangan selama masa kepemimpinan sebelumnya.
Kepemimpinan yang kuat tidak hanya diukur dari ketegasan dalam menyampaikan pendapat, tetapi juga dari keberanian mengambil keputusan yang tepat, kedisiplinan menjalankan tanggung jawab, kesediaan menerima kritik, dan kesanggupan mempertanggungjawabkan kebijakan kepada masyarakat.
Dalam konteks pembangunan desa, gagasan yang baik perlu diterjemahkan menjadi program yang terukur, memiliki skala prioritas, serta dapat dilaksanakan sesuai kemampuan keuangan dan ketentuan yang berlaku.
MENGUTAMAKAN KEPENTINGAN BERSAMA
Masa depan Desa Ngalian membutuhkan partisipasi aktif masyarakat, pemerintahan yang terbuka, serta pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan warga. Karena itu, setiap gagasan calon kepala desa perlu dinilai secara objektif berdasarkan rekam jejak, bukti kerja, kelayakan program, dan komitmen terhadap pelayanan publik.
Slamet Tiono (Dumbo), calon kepala desa nomor urut 4, membawa pesan tentang pentingnya transparansi, keadilan, pembangunan tepat guna, dan musyawarah sebagai landasan kemajuan desa.
“NGALIAN MAJU, PEMERINTAHAN TERBUKA, MASYARAKAT SEJAHTERA.”
Semangat tersebut menjadi ajakan untuk menempatkan kepentingan bersama sebagai prioritas, sekaligus mendorong terwujudnya pemerintahan Desa Ngalian yang jujur, bertanggung jawab, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
Sumber: Cakmet JKN
Redaksi: KRIMSUS86.COM






