LAMPUNG TENGAH, KRIMSUS86.COM – Semarak peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Lampung Tengah berlangsung meriah. Kapolres Lampung Tengah AKBP Zaldy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.H., bersama Plt Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri, S.E., M.Sos., menghadiri kegiatan Musabaqoh Hari Santri Nasional (MUHASAN) Jilid 2 Tahun 2026 yang digelar di Pondok Pesantren Darusy Syafa’ah, Kampung Kotagajah, Kecamatan Kotagajah, Jumat (30/10/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 30–31 Oktober 2026, tersebut diikuti ribuan peserta dari berbagai pondok pesantren se-Kabupaten Lampung Tengah. Berbagai perlombaan keagamaan dan olahraga turut memeriahkan acara sebagai wadah bagi para santri untuk mengembangkan bakat, kreativitas, kemampuan, serta mempererat tali silaturahmi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Lampung Tengah H. Maryan Hasan, S.Ag., M.Pd.I., jajaran pengurus PCNU, para pimpinan pondok pesantren, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Kehadiran Kapolres bersama Plt Bupati Lampung Tengah menjadi wujud dukungan pemerintah daerah dan kepolisian terhadap kegiatan keagamaan, pendidikan karakter, serta pembinaan generasi muda. Momentum tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh agama, dan kalangan pesantren.
Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, Polres Lampung Tengah menerjunkan puluhan personel gabungan dari Polres dan Polsek jajaran.
Personel ditempatkan di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi para santri, panitia, serta masyarakat yang menghadiri kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Kapolres Lampung Tengah AKBP Zaldy Kurniawan menyampaikan bahwa kegiatan MUHASAN memiliki nilai positif dalam membentuk karakter generasi muda yang religius, berprestasi, serta menjunjung tinggi persatuan dan kebersamaan.
“Melalui kegiatan ini, para santri tidak hanya mengembangkan kemampuan dan prestasi, tetapi juga memperkuat akhlak, persaudaraan, dan semangat kebangsaan. Kami dari kepolisian tentu mendukung kegiatan positif seperti ini dan berkomitmen memberikan pengamanan agar seluruh rangkaian acara dapat berlangsung dengan aman dan lancar,” ujar Kapolres.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa menjaga kerukunan, mempererat persaudaraan, serta saling menghormati perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, semangat kebersamaan dan toleransi merupakan kunci penting dalam menjaga persatuan serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Lampung Tengah.
Dengan dukungan dan sinergi seluruh pihak, MUHASAN Jilid 2 Tahun 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan unjuk kemampuan para santri, tetapi juga menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah, melahirkan generasi santri yang berprestasi, serta menanamkan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kebersamaan antara ulama, umara, aparat keamanan, dan masyarakat memiliki peran penting dalam membangun generasi muda yang berakhlak mulia serta menjaga kondusivitas daerah.
Polisi Bersama Masyarakat.
Sumber: Humas Polres Lampung Tengah
KRIMSUS86.COM – Tegas, Lugas, Terpercaya.






