Sasaran Fisik Penghijauan TMMD ke-130 Kodim 0213/Nias Rampung 100 Persen, Dandim: Rawat untuk Generasi Mendatang

NIAS, KRIMSUS86.COM — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0213/Nias kembali menorehkan hasil positif. Sasaran fisik penghijauan melalui penanaman bibit pohon keras di Desa Lewuoguru I, Kecamatan Somolo-Molo, Kabupaten Nias, telah rampung 100 persen.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0213/Nias, Letkol Inf Indra Rukmana, S.H., saat kegiatan penanaman pohon di Desa Lewuoguru I, Selasa (20/10/2026).

Berita Lainnya

Ia menjelaskan, kegiatan penghijauan tersebut merupakan salah satu sasaran fisik TMMD yang bertujuan menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Untuk sasaran fisik penghijauan melalui penanaman bibit pohon keras, seperti durian dan simalambuo, telah terlaksana dengan baik,” ujar Letkol Inf Indra Rukmana.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 500 bibit pohon keras ditanam di lahan seluas 1 hektare. Penanaman ini diharapkan dapat mendukung penghijauan, menjaga keseimbangan ekosistem, serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian alam.

Dandim juga menegaskan bahwa keberhasilan penghijauan tidak hanya diukur dari selesainya penanaman, tetapi juga dari komitmen bersama untuk merawat dan menjaga tanaman agar tumbuh dengan baik.

Ia berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam pemeliharaan pohon-pohon yang telah ditanam sehingga manfaatnya dapat dirasakan hingga generasi mendatang.

“Penghijauan ini bukan hanya untuk kelestarian lingkungan, tetapi juga menjadi edukasi bagi masyarakat agar bersama-sama merawat tanaman demi kepentingan generasi mendatang,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Somolo-Molo, Abadi D.M. Halawa, S.H., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program penghijauan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah positif dalam mendukung pemulihan lahan dan pelestarian alam di wilayah Kecamatan Somolo-Molo.

Melalui program TMMD ke-130 Kodim 0213/Nias, diharapkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga lingkungan serta mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan.

(Sediyaman Giawa)

Pos terkait