BUOL, KRIMSUS86.COM – Proyek revitalisasi Satuan Pendidikan di SMP Negeri 3 Momunu, Desa Pomayagon, Kecamatan Momunu, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, terus berjalan. Hingga memasuki minggu keenam pelaksanaan, progres fisik pekerjaan dilaporkan telah mencapai 50,72 persen dari nilai kontrak sebesar Rp463.566.000.
Kepala SMP Negeri 3 Momunu, Munifa M. Idrus, S.Pd., mengatakan progres pekerjaan tersebut terus menunjukkan perkembangan sesuai tahapan pelaksanaan.
“Nilai kontrak pekerjaan ini Rp463.566.000. Saat ini di minggu ke-6 kemajuan fisik telah mencapai 50,7 persen. Memasuki minggu ke-7 ini, insya Allah capaian dapat naik hingga 75 persen sampai 80 persen,” ujar Munifa kepada awak media KRIMSUS86.COM, Kamis (25/9/2026).
Proyek revitalisasi tersebut mencakup sejumlah pekerjaan untuk mendukung peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di lingkungan SMP Negeri 3 Momunu.
Adapun pekerjaan yang dilaksanakan antara lain:
Perbaikan 3 ruang kelas, meliputi dinding, lantai, plafon, pintu, dan jendela.
Pembangunan/perbaikan 2 unit MCK sebagai fasilitas sanitasi sekolah.
Penataan lingkungan sekolah, termasuk penyediaan lapangan olahraga.
Pemasangan tiang bendera untuk mendukung kegiatan upacara sekolah.
Papan nama sekolah sebagai bagian dari fasilitas dan identitas satuan pendidikan.
Menurut pihak sekolah, penataan lingkungan dan fasilitas tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar mengajar serta aktivitas siswa di luar ruang kelas.
Munifa menjelaskan, revitalisasi tidak hanya ditujukan untuk memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga menciptakan lingkungan sekolah yang lebih layak bagi peserta didik.
“Ruang kelas yang baik menciptakan suasana belajar yang tenang. MCK yang layak menjaga kesehatan. Lapangan olahraga membangun fisik dan kebersamaan. Tiang bendera melatih kedisiplinan dan rasa cinta tanah air,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa seluruh pekerjaan diharapkan memberikan manfaat langsung bagi siswa, guru, dan masyarakat sekitar.
“Semua dikerjakan sesuai spesifikasi dan petunjuk dari konsultan pelaksana maupun konsultan pengawas. Tidak ada yang dilakukan di luar ketentuan. Kami jaga mutu dan ketepatan proses,” tegas Munifa.
Sementara itu, Yunus M. Sariu, selaku Ketua Panitia Pelaksana Pembangunan, menyampaikan bahwa pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara terbuka dan pihaknya mempersilakan masyarakat maupun pihak terkait untuk melakukan pemantauan di lapangan.
“Pekerjaan ini dilaksanakan secara sangat terbuka dan transparan. Silakan saja masyarakat, LSM, maupun para jurnalis di Kabupaten Buol datang mengecek langsung ke lokasi. Kami tidak menutup apa pun. Segala sesuatu dapat dilihat, diperiksa, dan ditanyakan,” kata Yunus.
Pihak sekolah juga menekankan bahwa anggaran proyek merupakan amanah yang harus digunakan sesuai peruntukan dan ketentuan yang berlaku.
“Dana hampir setengah miliar rupiah adalah amanah rakyat. Karena itu, kami kelola dengan jujur, kerjakan sesuai standar, dan buka lebar-lebar untuk dipantau. Hasilnya harus dapat dirasakan langsung oleh siswa, guru, dan seluruh masyarakat,” ujar Munifa.
Dengan progres fisik yang telah mencapai 50,72 persen pada minggu keenam, pihak sekolah berharap pekerjaan dapat terus berjalan sesuai jadwal hingga seluruh tahapan revitalisasi selesai dan fasilitas dapat dimanfaatkan secara optimal.
KRIMSUS86.COM akan terus memantau perkembangan pelaksanaan proyek revitalisasi SMP Negeri 3 Momunu hingga tahap penyelesaian dan pemanfaatan fasilitas.
Reporter: Syafri Sakula, S.IP
BIRO BUOL, SULTENG / KRIMSUS86.COM






