Aceh Utara Krimsus86.com, 2 Juni 2026 – Puluhan unit hunian sementara (huntara) yang ditempati warga terdampak banjir di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat diterjang angin kencang disertai hujan deras pada Selasa sore (2/6/2026).
Peristiwa tersebut terjadi di Gampong Rumoh Rayeuk dan Gampong Leubok Muku. Angin kencang yang datang secara tiba-tiba menyebabkan sejumlah bangunan huntara roboh dan tidak lagi layak dihuni. Akibat kejadian tersebut, warga yang menempati huntara terpaksa kembali mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, puluhan unit huntara mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan bervariasi, mulai dari rusak berat hingga roboh total. Di Gampong Rumoh Rayeuk, satu kompleks huntara yang terdiri dari sekitar lima unit rumah dilaporkan ambruk rata dengan tanah.
Furqan, salah seorang warga setempat, mengatakan bahwa para penghuni yang terdampak langsung dipindahkan ke huntara lain yang masih dapat digunakan. Menurutnya, kerusakan tersebut terjadi akibat terpaan angin kencang yang berlangsung bersamaan dengan hujan deras pada sore hari.
“Para penghuni terpaksa diungsikan ke huntara lainnya karena bangunan yang roboh sudah tidak bisa ditempati lagi,” ujarnya.
Kejadian ini menambah beban masyarakat yang hingga saat ini masih bertahan di hunian sementara setelah terdampak banjir besar yang melanda Aceh Utara pada 26 November 2025 lalu. Banyak warga berharap adanya perhatian dan langkah cepat dari pemerintah serta pihak terkait untuk melakukan perbaikan huntara yang rusak dan memberikan bantuan kepada keluarga terdampak.
Selain perbaikan fasilitas hunian, warga juga berharap kebutuhan dasar para pengungsi, termasuk tempat tinggal yang aman, logistik, dan layanan kesehatan, dapat segera dipenuhi guna mencegah munculnya masalah kemanusiaan yang lebih luas.
Hingga berita ini diterbitkan, pendataan terhadap jumlah pasti unit huntara yang rusak serta warga terdampak masih terus dilakukan oleh pihak terkait.
Pewarta: SF Aceh
Editor: Redaksi






