Krimsus86.com Jambi – Jumat, 24 April 2026
Kepolisian Daerah (Polda) Jambi melaksanakan rekonstruksi kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual sebagai bagian dari proses penyidikan. Kegiatan ini digelar di tiga lokasi tempat kejadian perkara (TKP) guna memperjelas rangkaian peristiwa secara menyeluruh.
Rekonstruksi tersebut dihadiri oleh Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus P. Siregar, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi Kombes Pol. Jimmy Christian Samma, serta Kabid Propam Polda Jambi Kombes Pol. Darno. Kegiatan ini juga turut dipantau oleh tim dari Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sebagai bentuk pengawasan eksternal.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi, Kombes Pol. Jimmy Christian Samma, menyampaikan bahwa rekonstruksi merupakan tahapan penting dalam proses penyidikan untuk menguji kesesuaian antara keterangan tersangka dengan fakta di lapangan.
“Rekonstruksi ini dilakukan guna memastikan kronologi kejadian sesuai dengan hasil penyidikan, sehingga dapat memperkuat pembuktian dalam proses hukum selanjutnya,” ujarnya.
Sementara itu, kehadiran Kompolnas dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan perkara yang menjadi perhatian publik.
Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan bahwa pelaksanaan rekonstruksi merupakan bentuk komitmen Polda Jambi dalam mengungkap perkara secara profesional dan transparan.
“Setiap penanganan perkara, khususnya yang menjadi perhatian masyarakat, akan dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Rekonstruksi ini merupakan bagian penting untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Lebih lanjut, Polda Jambi juga menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan terhadap korban serta memastikan keadilan dapat ditegakkan secara menyeluruh.
“Kami memastikan seluruh proses penegakan hukum dilakukan dengan mengedepankan prinsip keadilan serta memberikan perhatian serius terhadap perlindungan korban,” tutupnya.(red//tim)






