Krimsus86.com Lampung Selatan, 24 April 2026 — Dugaan penyimpangan anggaran dalam pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Kertosari, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan, menjadi perhatian serius masyarakat setempat. Program yang bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan tersebut kini menuai sorotan terkait transparansi dan akuntabilitas pengelolaannya.
Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari program nasional yang diinisiasi oleh Prabowo Subianto dalam rangka mendorong kemandirian ekonomi desa. Namun, pelaksanaannya di Desa Kertosari diduga tidak berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Berdasarkan informasi yang dihimpun pada 24 April 2026, sejumlah warga mengungkap adanya dugaan aliran dana pembangunan yang masuk ke rekening pribadi seorang staf kecamatan berinisial Sumidi. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan terkait mekanisme pengelolaan anggaran yang seharusnya dilakukan secara transparan dan melalui prosedur resmi.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kekhawatiran atas potensi tercampurnya administrasi keuangan pribadi dengan dana pembangunan.
“Kami khawatir jika pengelolaan seperti ini dibiarkan, akan berdampak pada ketidakjelasan penggunaan anggaran serta hasil pembangunan di desa,” ujarnya.
Masyarakat juga menegaskan bahwa pengelolaan anggaran seharusnya dilaksanakan oleh pemerintah desa melalui sistem administrasi resmi, bukan oleh pihak di luar struktur perangkat desa aktif.
Sehubungan dengan hal tersebut, warga mendesak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk segera melakukan audit serta evaluasi menyeluruh terhadap penggunaan anggaran pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Kertosari.
Hingga siaran pers ini diterbitkan, pihak yang disebutkan belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan guna memperoleh klarifikasi dan penjelasan lebih lanjut.
Masyarakat berharap adanya transparansi serta langkah tegas apabila ditemukan pelanggaran, agar program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat dapat berjalan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik.(M.Dahlan//red)






