Krimsus86.com Jakarta, 20 April 2026 – Perkumpulan Media Wartawan Indonesia (MWI) resmi berdiri sebagai wadah silaturahmi, ukhuwah, dan persaudaraan bagi insan media di seluruh Indonesia. Kehadiran organisasi ini diharapkan dapat memperkuat kebersamaan sekaligus meningkatkan profesionalisme dalam dunia jurnalistik.
Pengesahan pendirian MWI telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor AHU-0002738.AH.01.07.Tahun 2026, yang menjadi dasar legalitas serta pengakuan resmi atas keberadaan organisasi tersebut.
Ketua MWI, Sriyanto, menyampaikan bahwa pembentukan organisasi ini dilandasi oleh semangat kebersamaan dan niat untuk membangun hubungan yang harmonis antar insan pers.
“Kami ingin MWI menjadi rumah besar bagi insan media, tempat untuk saling merangkul dalam persaudaraan, saling menguatkan dalam kebaikan, serta menjaga amanah profesi dengan penuh kejujuran dan tanggung jawab,” ujarnya.
MWI hadir sebagai organisasi independen yang tidak hanya berfokus pada aspek profesional, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan, gotong royong, dan kepedulian sosial. Dalam menjalankan perannya, MWI mengajak seluruh insan media untuk bersama-sama menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan menyejukkan bagi masyarakat.
Berlandaskan nilai religius, MWI juga menekankan bahwa profesi wartawan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan integritas dan keikhlasan.
Adapun susunan awal kepengurusan MWI sebagai berikut:
Ketua: Sriyanto
Sekretaris: Suguntur
Bendahara: Umi Marfuah
Pengawas: Didi Wahyudi
Ke depan, MWI akan mengembangkan berbagai program dan kegiatan, antara lain:
Forum silaturahmi antar media
Kegiatan sosial dan bakti masyarakat
Kajian serta pembinaan etika jurnalistik
Program penguatan kapasitas wartawan
Melalui berbagai program tersebut, MWI berkomitmen untuk menjadi wadah yang mempererat hubungan antar media sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya insan pers di Indonesia.
Dengan berdirinya MWI, diharapkan tercipta suasana kekeluargaan yang harmonis di kalangan wartawan serta kontribusi nyata bagi bangsa dan negara melalui karya jurnalistik yang jujur, berimbang, dan penuh nilai kebaikan.(M.Dahlan//red)






