KENDARI, KRIMSUS86.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terus memperkuat pembangunan di sektor infrastruktur, transportasi, dan ekonomi sebagai upaya mendorong pertumbuhan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Salah satu program prioritas yang segera direalisasikan adalah pembangunan tanggul pengendali banjir di sepanjang aliran Sungai Wanggu, Kota Kendari. Proyek tersebut dirancang untuk mengurangi risiko banjir yang selama ini kerap menggenangi kawasan permukiman maupun ruas jalan utama saat musim hujan.
Pembangunan tanggul ditargetkan mulai dilaksanakan pada kuartal III tahun 2026 dengan konstruksi yang memiliki standar ketahanan lebih baik, sehingga diharapkan mampu memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat.
Di sektor transportasi, Kementerian Perhubungan telah memberikan persetujuan pembukaan rute penerbangan langsung dari Bandara Halu Oleo Kendari menuju Bandara Sam Ratulangi Manado. Rute tanpa transit di Makassar tersebut direncanakan mulai beroperasi pada akhir tahun 2026.
Kehadiran jalur penerbangan baru ini diyakini akan memangkas waktu perjalanan lebih dari satu jam serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Pulau Sulawesi. Selain itu, rute tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor perdagangan, pariwisata, investasi, dan kerja sama ekonomi regional.
Sementara itu, PT SCM berhasil meraih penghargaan Terbaik I Tingkat Nasional dalam Program Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Tahun 2026. Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan perusahaan dalam memulihkan kawasan lahan kritis, melakukan penanaman ribuan pohon pelindung, serta memberdayakan masyarakat melalui berbagai program ekonomi produktif yang tetap berorientasi pada pelestarian lingkungan.
Di bidang infrastruktur darat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara juga menargetkan penyelesaian pelebaran ruas jalan penghubung Kendari–Konawe hingga akhir tahun 2026. Peningkatan kapasitas jalan tersebut diharapkan dapat memperlancar distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan komoditas unggulan daerah.
Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah membuka peluang investasi yang lebih luas, khususnya pada sektor pengolahan hasil laut dan industri nikel terpadu. Kemudahan perizinan melalui sistem pelayanan terpadu satu pintu diharapkan mampu menarik minat investor sekaligus menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat Sulawesi Tenggara.
Langkah-langkah strategis tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, meningkatkan daya saing daerah, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Sumber: Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Tenggara, Kementerian Perhubungan, dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tenggara.
Pewarta: Risal Sultra.






