BANJARNEGARA Krimsus86.com – Pemerintah Desa Bandingan, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara sukses menyelenggarakan turnamen sepak bola bergengsi Forba Cup 2026 yang berlangsung selama satu bulan penuh dan resmi ditutup pada Kamis (28/5/2026) di Lapangan Desa Bandingan.
Laga Grand Final mempertemukan PS Lancar Abadi FC melawan PSGW FC. Pertandingan berlangsung sengit dan penuh semangat sportivitas. Dalam partai puncak tersebut, PS Lancar Abadi FC berhasil tampil sebagai juara setelah mengalahkan PSGW FC dan berhak membawa pulang trofi utama Forba Cup 2026.
Kepala Desa Bandingan, Slamet Fianto, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas suksesnya penyelenggaraan turnamen yang mendapat antusias tinggi dari masyarakat dan insan sepak bola di Kabupaten Banjarnegara.
Menurutnya, Forba Cup 2026 bukan hanya sekadar ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta wadah pembinaan dan penjaringan bakat atlet muda sepak bola daerah.
“Turnamen ini kami gelar sebagai ajang silaturahmi antar insan sepak bola di Banjarnegara sekaligus untuk mencari bibit-bibit unggul atlet sepak bola yang nantinya dapat membawa nama harum Banjarnegara ke tingkat yang lebih tinggi,” ujar Slamet Fianto.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polres Banjarnegara dan Kodim Banjarnegara yang telah memberikan dukungan pengamanan selama turnamen berlangsung sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman dan lancar.
Sementara itu, Ketua Panitia Forba Cup 2026, Arifin, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya turnamen dengan aman, tertib, dan kondusif sejak pembukaan pada 26 April hingga partai final 28 Mei 2026.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar. Ini bukan hanya kemenangan bagi tim juara, tetapi juga kemenangan bagi seluruh masyarakat yang telah menjaga sportivitas dan kondusivitas selama turnamen berlangsung,” ungkapnya.
Keberhasilan penyelenggaraan Forba Cup 2026 diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan Pemerintah Desa Bandingan guna meningkatkan prestasi olahraga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat di sekitar Lapangan Desa Bandingan.
(Cakmet – Tim KJN)






