Pangkalan LPG 3 Kg Diduga Tak Lagi Beroperasi, Warga Pertanyakan Penyaluran Gas Bersubsidi di Karang Tanjung

Karawang/Krimsus86.com, 28 Juli 2026 – Harapan masyarakat untuk memperoleh gas LPG 3 kilogram bersubsidi dengan mudah kini dibayangi tanda tanya. Keberadaan pangkalan LPG 3 kilogram atas nama Atim Himawan, yang beralamat di Dusun Rawa Dukuh RT 012/RW 005, Desa Karang Tanjung, Kecamatan Lemahabang, Karawang, diduga sudah tidak lagi menjalankan fungsi sebagaimana mestinya, meski masih tercatat berada di bawah agen resmi PT Selaras Jaya Abadi.

Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, lokasi yang tercatat sebagai pangkalan LPG justru berada di dalam area bangunan yang diduga merupakan bekas toko material bangunan. Tak tampak adanya aktivitas distribusi gas bersubsidi maupun antrean warga yang biasanya menjadi pemandangan di sebuah pangkalan aktif.
Sejumlah warga sekitar mengaku sudah lama tidak melihat adanya kegiatan penyaluran tabung LPG 3 kilogram di lokasi tersebut. Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa aktivitas distribusi gas bersubsidi telah berhenti sejak cukup lama.

Berita Lainnya

“Dulu memang ada turun tabung gas di rumahnya, bukan di pangkalan, pak. Pakai truk pengangkut LPG. Tapi sekarang sudah lama tidak ada kegiatan lagi,” tuturnya.

Menurut warga, bangunan yang dahulu dikenal sebagai lokasi pangkalan kini justru dimanfaatkan sebagai dapur untuk pembuatan arang. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai keberlangsungan operasional pangkalan yang seharusnya menjadi salah satu titik distribusi LPG bersubsidi bagi warga yang berhak.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, pemilik pangkalan, Atim Himawan, memberikan jawaban singkat.

“Ya ada apa ya, aktif pak. Kalau tidak bukti jangan asal tuduh.”

Namun demikian, keterangan tersebut berbeda dengan pengakuan sejumlah warga di sekitar lokasi yang menyatakan belum melihat adanya aktivitas operasional pangkalan dalam kurun waktu yang cukup lama.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak agen resmi PT Selaras Jaya Abadi juga belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tidak beroperasinya pangkalan tersebut maupun mengenai kondisi operasional sebenarnya.

Masyarakat berharap pihak-pihak terkait segera melakukan pengecekan dan memberikan penjelasan secara terbuka agar distribusi LPG 3 kilogram bersubsidi benar-benar berjalan sesuai peruntukannya serta dapat dinikmati oleh masyarakat yang membutuhkan. Kejelasan status operasional pangkalan dinilai penting untuk menjaga transparansi, mencegah keresahan warga, dan memastikan hak masyarakat atas akses energi bersubsidi tetap terpenuhi.

(Red)*

Pos terkait