MIO Indonesia Kabupaten Garut Perkuat Konsolidasi Organisasi, Siapkan Bimtek Jurnalistik dan Bakti Sosial 2026

GARUT Krimsus86.com – Perkumpulan Media Independen Online (MIO) Indonesia Kabupaten Garut menggelar rapat internal pengurus pada Sabtu (6/6/2026) di kediaman Ketua PD MIO Indonesia Kabupaten Garut, Rusmana. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempersiapkan sejumlah program kerja dan agenda besar yang akan dilaksanakan pada Juni 2026.

Rapat yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan tersebut dihadiri seluruh jajaran pengurus. Berbagai program strategis dibahas guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) insan pers serta memperkuat peran media sebagai mitra pembangunan daerah.

Berita Lainnya

Ketua PD MIO Indonesia Kabupaten Garut, Rusmana, menegaskan bahwa rapat internal tersebut merupakan momentum penting untuk mempererat silaturahmi, memperkuat sinergi antar pengurus, serta menyamakan visi dalam menjalankan roda organisasi.

“Pertemuan ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi menjadi momentum untuk membangun kekompakan, memperkuat kebersamaan, dan memperluas jaringan kerja MIO di Kabupaten Garut. Kami berharap seluruh pengurus dapat berkontribusi aktif demi kemajuan organisasi dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Rusmana.

Dalam rapat tersebut, MIO Indonesia Kabupaten Garut mematangkan persiapan penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Jurnalistik dan Bakti Sosial MIO Indonesia Kabupaten Garut Tahun 2026 yang menjadi salah satu program unggulan kepengurusan saat ini.

Menurut Rusmana, kegiatan tersebut dirancang sebagai upaya meningkatkan kompetensi wartawan di era digital sekaligus memperkuat kepedulian sosial organisasi terhadap masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan program yang tidak hanya bermanfaat bagi insan pers, tetapi juga berdampak langsung kepada masyarakat. Bimtek Jurnalistik dan Bakti Sosial ini menjadi langkah nyata bahwa MIO hadir sebagai organisasi media yang profesional sekaligus memiliki kepedulian sosial,” katanya.

Adapun Bimtek Jurnalistik akan mengusung tema:

“Literasi Digital Dalam Rangka Peningkatan Kapasitas SDM Jurnalis Sebagai Bagian dari Pilar Keempat Demokrasi, Wartawan Menjadi Sayap Strategis Pemerintah Dalam Mempublikasikan Pembangunan Daerah.”

Tema tersebut dipilih sebagai bentuk komitmen MIO dalam mendorong profesionalisme jurnalis di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Pelaksanaan kegiatan juga mengacu pada nilai-nilai yang terkandung dalam UUD 1945 serta Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Selain peningkatan kapasitas wartawan, MIO Indonesia Kabupaten Garut juga akan melaksanakan berbagai program bakti sosial yang ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan, di antaranya:

Santunan bagi 150 anak yatim.

Penyaluran 50 paket sembako untuk kaum dhuafa dan lanjut usia.

Pelayanan pengobatan gratis bagi masyarakat.

Kegiatan donor darah bekerja sama dengan instansi terkait.

Rapat internal tersebut juga menghasilkan sejumlah keputusan penting, termasuk pembentukan panitia pelaksana, penyusunan teknis kegiatan, serta strategi menjalin kemitraan dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya guna mendukung suksesnya pelaksanaan program.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, MIO Indonesia Kabupaten Garut berharap dapat semakin memperkuat eksistensinya sebagai wadah insan media yang profesional, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial tinggi.

Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, seluruh pengurus optimistis MIO Indonesia Kabupaten Garut akan semakin berkembang, solid, dan mampu menjadi mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah melalui penyebaran informasi yang akurat, edukatif, dan berimbang.

“Semoga agenda besar yang sedang kami persiapkan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi insan pers maupun masyarakat luas. Kami ingin menjadikan MIO Garut sebagai organisasi yang aktif, profesional, dan hadir di tengah masyarakat melalui karya jurnalistik serta aksi sosial yang nyata,” pungkas Rusmana.

(Ajang.s)

Pos terkait