MAINTENANCE BERKEPANJANGAN, FITUR TRANSFER ANTARBANK BANK SULTENG DIKELUHKAN NASABAH

BUOL, KRIMSUS86.COM – Pelayanan PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah (Bank Sulteng) kembali menjadi sorotan menyusul keluhan sejumlah nasabah terkait belum normalnya layanan transfer antarbank melalui aplikasi Bank Sulteng Mobile maupun mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Gangguan layanan tersebut dilaporkan telah berlangsung sejak awal Oktober 2026. Hingga Selasa (3/11/2026), fitur transfer ke rekening bank lain masih belum dapat digunakan secara normal, sehingga menimbulkan kendala bagi nasabah dalam memenuhi kebutuhan transaksi keuangan sehari-hari.

Berita Lainnya

Kondisi ini menjadi perhatian, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, yang mengandalkan layanan perbankan digital untuk menunjang aktivitas ekonomi, pembayaran, maupun pengiriman dana.

Berdasarkan informasi yang disampaikan, Bank Sulteng sebelumnya telah menerbitkan pengumuman resmi pada 4 Oktober 2026 mengenai pemeliharaan dan peningkatan sistem sejumlah layanan transaksi perbankan.

Dalam pemberitahuan tersebut, transfer antarbank melalui Bank Sulteng Mobile dan ATM termasuk layanan yang terdampak. Pemeliharaan saat itu diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu minggu.

Namun, pada 24 Oktober 2026, Bank Sulteng kembali mengeluarkan pemberitahuan terkait penyesuaian sistem. Transfer antarbank masih tercantum sebagai salah satu layanan yang belum dapat digunakan secara normal.

Perpanjangan gangguan ini memunculkan pertanyaan di kalangan nasabah mengenai kepastian penyelesaian pemeliharaan sistem, mengingat layanan tersebut telah mengalami kendala selama lebih dari satu bulan.

Sejumlah nasabah berharap pihak manajemen Bank Sulteng dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai penyebab gangguan, perkembangan proses perbaikan, serta target waktu pemulihan layanan transfer antarbank.

Menurut nasabah, kepastian informasi sangat diperlukan agar masyarakat dapat menyesuaikan kebutuhan transaksi keuangan tanpa mengalami kendala berkepanjangan.

Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan perbankan digital, gangguan pada fitur transfer antarbank dinilai dapat mengurangi efektivitas dan kenyamanan transaksi.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang disampaikan sebelumnya, sejumlah layanan transaksi internal Bank Sulteng, termasuk transfer sesama rekening Bank Sulteng, masih dapat digunakan.

Untuk transaksi antarbank, nasabah diarahkan menggunakan layanan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) maupun Real Time Gross Settlement (RTGS) melalui kantor cabang.

Meski demikian, penggunaan layanan melalui kantor cabang dinilai kurang praktis bagi sebagian nasabah yang selama ini mengandalkan mobile banking dan ATM untuk melakukan transaksi secara cepat.

Persoalan ini menjadi perhatian publik karena menyangkut kualitas pelayanan perbankan dan kepercayaan nasabah terhadap layanan digital.

Nasabah berharap manajemen Bank Sulteng segera menuntaskan proses pemeliharaan sistem serta memastikan seluruh fitur transaksi, khususnya transfer antarbank melalui mobile banking dan ATM, dapat kembali beroperasi secara normal.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat informasi terbaru mengenai kepastian waktu pemulihan layanan transfer antarbank.

Redaksi KRIMSUS86.COM membuka ruang bagi pihak manajemen Bank Sulteng untuk memberikan klarifikasi, penjelasan resmi, maupun informasi terbaru terkait kendala dan proses pemulihan layanan tersebut, sebagai bentuk penerapan prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.

(Syafri Sakula)

KRIMSUS86.COM

Tegas, Lugas, Terpercaya

Pos terkait