Ketua MUI Indramayu Apresiasi Langkah Kapolres Tangani Insiden di Sindang

INDRAMAYU, KRIMSUS86.COM — Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Indramayu, KH Ahmad Syaerozi Bilal, menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Indramayu atas langkah penanganan dan pendekatan dialogis dalam merespons insiden yang terjadi beberapa hari lalu di wilayah Kecamatan Sindang.

KH Ahmad Syaerozi Bilal menilai, perhatian dan langkah komunikasi yang dilakukan Kapolres Indramayu dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat dan ulama, menjadi bagian penting dalam menjaga situasi tetap kondusif.

Berita Lainnya

Menurutnya, pendekatan dialogis diperlukan untuk meredam ketegangan serta membuka ruang komunikasi antarunsur masyarakat agar persoalan yang terjadi tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kapolres yang telah mampu menangani permasalahan itu. Beliau meluangkan waktu khusus untuk menangani hal ini,” ujar KH Ahmad Syaerozi Bilal, Senin (28/9/2026).

Salah satu langkah yang dilakukan, lanjutnya, adalah mempertemukan unsur masyarakat Madura dengan sejumlah pihak terkait untuk membangun pemahaman bersama mengenai situasi yang terjadi.

Pertemuan tersebut turut melibatkan Ikatan Keluarga Madura (IKAMA), baik dari tingkat pusat, Kabupaten Indramayu maupun Jawa Barat. Kegiatan berlangsung di Pondok Pesantren Al-Mu’minin.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Indramayu menyampaikan penjelasan mengenai situasi dan rangkaian peristiwa yang terjadi. Langkah itu dilakukan agar masyarakat memperoleh informasi secara utuh dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

KH Ahmad Syaerozi Bilal mengatakan, komunikasi tersebut mendapat respons positif dari masyarakat Madura yang selama ini tinggal dan mencari nafkah di Kabupaten Indramayu.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap saling menghormati, menaati norma yang berlaku serta membangun kehidupan sosial yang harmonis di lingkungan masing-masing.

“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kita hidup bersama-sama, mencari rezeki dan menjaga kehidupan yang damai,” katanya.

Selain melakukan komunikasi dengan unsur masyarakat Madura, Kapolres Indramayu juga menggelar silaturahmi dan dialog bersama tokoh masyarakat serta warga Desa Rambatan Wetan dan Desa Rambatan Kulon.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diajak bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, menahan diri serta mengedepankan komunikasi dan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan.

Menurut KH Ahmad Syaerozi Bilal, pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah titik temu yang dapat diterima oleh masyarakat.

Atas langkah tersebut, ia kembali menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Indramayu yang dinilai mengedepankan pendekatan persuasif dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Ia menilai keterlibatan tokoh agama, tokoh masyarakat dan unsur lainnya penting untuk membantu menjaga situasi keamanan tetap kondusif sekaligus mencegah munculnya persoalan lanjutan.

KH Ahmad Syaerozi Bilal berharap seluruh masyarakat Indramayu dapat terus menjaga persatuan, saling menghormati dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Mudah-mudahan Indramayu tetap kondusif, aman dan terkendali, serta menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Kita hidup bersama-sama, mencari rezeki demi bekal ibadah masing-masing,” tuturnya.

(Wardono – Korwil Jabar)

Pos terkait