INDRAMAYU, KRIMSUS86.COM – Pemerintah Desa Jumbleng, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, menggelar karnaval budaya dalam rangka memeriahkan tradisi Sedekah Bumi pada Rabu (28/10/2026). Kegiatan berlangsung meriah dengan melibatkan ratusan warga yang menampilkan berbagai hasil karya dan kreativitas sebagai bentuk rasa syukur sekaligus upaya melestarikan warisan budaya leluhur.
Perayaan tersebut juga dimeriahkan hiburan Sandiwara Dewi Pantura Indramayu. Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi warga di setiap rukun tetangga (RT) yang turut menyemarakkan kegiatan adat tersebut.
Rangkaian acara diawali dengan pengumpulan tumpeng, doa bersama, dan makan bersama. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat memanjatkan doa serta mengungkapkan rasa syukur atas rezeki yang diterima, seraya berharap hasil pertanian pada musim panen mendatang semakin melimpah dan membawa keberkahan.
Kepala Desa Jumbleng, Suyanto, mengatakan bahwa Sedekah Bumi merupakan tradisi turun-temurun yang memiliki nilai penting bagi kehidupan masyarakat dan harus dijaga kelestariannya.
“Kegiatan Sedekah Bumi di Desa Jumbleng, Kecamatan Losarang, berakar dari nilai adat istiadat yang diwariskan oleh para leluhur dan tidak boleh ditinggalkan,” jelas Suyanto.
Menurutnya, Sedekah Bumi bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas berbagai nikmat yang telah diberikan, termasuk rezeki, hasil panen, serta pembangunan infrastruktur yang mendukung kehidupan masyarakat.
“Makna paling esensial dari penyelenggaraan Sedekah Bumi adalah sebagai ungkapan rasa syukur yang mendalam kepada Allah SWT,” tuturnya.
Ia menambahkan, tradisi tersebut diwujudkan melalui kegiatan kebersamaan, termasuk arak-arakan atau karnaval budaya yang melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan.
“Melalui tradisi ini, masyarakat memohon keberkahan atas rezeki dan hasil bumi, serta merayakannya secara bersama-sama melalui kegiatan arak-arakan atau karnaval desa sebagai wujud kebersamaan dan kegembiraan warga,” lanjutnya.
Suyanto berharap, pelaksanaan Sedekah Bumi dapat membawa kebaikan dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Desa Jumbleng.
“Harapan besar dari rangkaian acara Sedekah Bumi adalah agar Desa Jumbleng senantiasa menjadi desa yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” ungkapnya.
Ungkapan tersebut mencerminkan harapan agar Desa Jumbleng menjadi desa yang baik, sejahtera, dan senantiasa memperoleh ampunan serta keberkahan dari Allah SWT.
Dalam upaya melestarikan tradisi Sedekah Bumi, Suyanto mengakui terdapat perbedaan pandangan di tengah masyarakat. Sebagian warga mendukung pelaksanaan tradisi tersebut, sementara sebagian lainnya memiliki pandangan berbeda.
Menghadapi kondisi itu, pemerintah desa berupaya mengedepankan sikap bijaksana dengan menghormati perbedaan pendapat serta menjaga persatuan dan kerukunan warga.
“Pemerintah desa menyikapi hal ini dengan bijak, yakni tetap menghormati pandangan kelompok yang kontra sekaligus menghargai pihak yang pro, dengan tujuan utama merangkul semua pihak agar tetap dapat bersama-sama membangun desa melalui semangat gotong royong dan kerja sama,” tegas Suyanto.
Ia berharap, perbedaan pandangan tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk terus menjaga keharmonisan, mempererat persaudaraan, dan berpartisipasi dalam pembangunan desa.
Suyanto juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, antusiasme dan kreativitas masyarakat menjadi bukti bahwa tradisi Sedekah Bumi masih memiliki tempat penting dalam kehidupan sosial masyarakat Desa Jumbleng.
“Pelaksanaan tradisi Sedekah Bumi di Desa Jumbleng berjalan dengan sangat lancar dan sukses. Masyarakat menunjukkan antusiasme serta kerukunan yang tinggi atau guyub, terbukti dari tingginya tingkat partisipasi warga dan kreativitas yang ditampilkan oleh tiap-tiap RT dalam menyemarakkan acara adat tersebut,” tambahnya.
Kegiatan Sedekah Bumi Desa Jumbleng turut dihadiri Kapolsek Losarang AKP Suhendi, S.H., Camat Losarang Encep Ria Setiadi, serta Koordinator Wilayah Jawa Barat Media KRIMSUS86.COM, Wardono Hasan Saputra, S.E., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran unsur pemerintahan, kepolisian, dan insan pers menjadi bagian dari dukungan terhadap kegiatan kemasyarakatan yang bertujuan menjaga kelestarian budaya lokal serta memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Melalui perayaan Sedekah Bumi ini, Pemerintah Desa Jumbleng berharap tradisi warisan leluhur dapat terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi muda. Selain sebagai ungkapan rasa syukur, kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana mempererat persatuan, menumbuhkan semangat gotong royong, serta memperkuat komitmen bersama dalam membangun desa yang aman, rukun, dan sejahtra.
(Wardono//red)
KRIMSUS86.COM – Tegas, Lugas, Terpercaya






