Bacan, 27 Juni 2027 | Krimsus86.com
Kepala Program Studi Hukum Universitas Nurul Hasan Bacan, Suwarjono Buturu, S.H., M.H., mengajak para lulusan SMA/SMK di Halmahera Selatan untuk tidak selalu berorientasi melanjutkan pendidikan tinggi ke luar daerah. Menurutnya, Halmahera Selatan telah memiliki perguruan tinggi yang mampu memberikan pendidikan berkualitas, yakni Universitas Nurul Hasan Bacan, yang terus berkomitmen meningkatkan mutu akademik dan mencetak sumber daya manusia yang unggul.
Dalam keterangannya kepada media, Suwarjono menilai paradigma yang menganggap kualitas pendidikan hanya dapat diperoleh di luar daerah perlu diubah. Ia menegaskan bahwa kemajuan suatu daerah akan semakin kuat apabila generasi mudanya turut membangun daerah melalui pendidikan yang tersedia di kampung halaman.
“Tidak perlu selalu kuliah di luar daerah. Halmahera Selatan memiliki Universitas Nurul Hasan Bacan yang terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan, kualitas dosen, kurikulum, dan tata kelola akademik. Kampus ini hadir sebagai wadah mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing,” tegas Suwarjono.
Ia menjelaskan bahwa Program Studi Hukum Universitas Nurul Hasan Bacan terus memperkuat kualitas akademik melalui peningkatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kompetensi mahasiswa agar mampu melahirkan lulusan yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. Mengenai status akreditasi, Suwarjono mengimbau masyarakat untuk selalu mengacu pada data resmi yang diterbitkan oleh pangkalan data pendidikan tinggi dan lembaga akreditasi yang berwenang.
Menurutnya, prospek lulusan hukum saat ini sangat luas, baik di sektor pemerintahan maupun swasta. Lulusan hukum memiliki peluang berkarier sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), jaksa, hakim, advokat, notaris setelah memenuhi ketentuan pendidikan lanjutan, penyidik, konsultan hukum, legal officer perusahaan, tenaga profesional di sektor perbankan dan BUMN, aktivis LSM, akademisi, peneliti, hingga wirausahawan di bidang jasa hukum.
Suwarjono juga menekankan bahwa dunia kerja saat ini lebih mengutamakan kompetensi, integritas, kemampuan berpikir kritis, komunikasi, penguasaan teknologi, serta pengalaman organisasi dibandingkan semata-mata melihat asal perguruan tinggi.
“Kesuksesan seseorang bukan semata-mata ditentukan oleh lokasi kampus tempat ia belajar, tetapi oleh kualitas diri, semangat belajar, kedisiplinan, dan kemauan untuk terus mengembangkan kompetensinya,” ujarnya.
Selain aspek akademik, Suwarjono mengajak para orang tua mempertimbangkan efisiensi biaya pendidikan. Dengan melanjutkan studi di Halmahera Selatan, mahasiswa dapat menghemat biaya hidup, transportasi, dan akomodasi yang umumnya lebih besar apabila harus merantau ke luar daerah.
Menurutnya, semakin banyak mahasiswa yang menempuh pendidikan di daerah juga akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, memperkuat pembangunan sumber daya manusia, serta mendukung percepatan pembangunan Halmahera Selatan.
Mengakhiri pernyataannya, Suwarjono mengajak generasi muda menjadikan Universitas Nurul Hasan Bacan sebagai pilihan utama dalam melanjutkan pendidikan tinggi.
“Mari bersama membangun Halmahera Selatan melalui pendidikan. Kampus di daerah bukan pilihan kedua, melainkan pilihan strategis untuk melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional. Percayalah, masa depan tidak ditentukan oleh seberapa jauh kita merantau, tetapi oleh seberapa besar kita memanfaatkan kesempatan belajar dengan sungguh-sungguh,” pungkasnya.
(SarjanTaib//red)






