HUT ke-81 RI: Kalapas Sekayu Tegaskan Kemerdekaan Harus Dibayar dengan Integritas dan Pelayanan Nyata

SEKAYU, KRIMSUS86.COM — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum kemerdekaan harus menjadi pengingat bagi seluruh aparatur negara untuk menerjemahkan semangat perjuangan para pahlawan melalui integritas, kedisiplinan, profesionalitas, serta pelayanan nyata kepada masyarakat.

Pesan tersebut mengemuka dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang digelar di Lapangan Griya Bumi Serasan Sekate, Kabupaten Musi Banyuasin, Senin (17/8/2026).

Berita Lainnya

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Sekayu, Aris Sakuriyadi, hadir bersama jajaran Lapas Sekayu dalam upacara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan tersebut. Bupati Musi Banyuasin, H.M. Toha, bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Musi Banyuasin, pejabat pemerintah daerah, unsur TNI-Polri, serta tamu undangan lainnya.

Bagi jajaran Lapas Sekayu, peringatan kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai penghormatan terhadap jasa para pahlawan, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan pemasyarakatan yang humanis, profesional, dan berintegritas.

Kemerdekaan Bukan Sekadar Upacara

Kalapas Sekayu Aris Sakuriyadi menegaskan bahwa HUT Kemerdekaan RI harus menjadi momentum untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan kualitas pengabdian aparatur negara.

“Peringatan Hari Kemerdekaan ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus bekerja dengan penuh integritas, semangat, dan tanggung jawab. Bagi jajaran Lapas Sekayu, kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memberikan pelayanan pemasyarakatan yang semakin humanis, profesional, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Aris.

Menurutnya, tugas pemasyarakatan tidak sebatas menjalankan rutinitas administratif. Di balik tembok lapas terdapat tanggung jawab negara dalam memberikan pembinaan, pelayanan, menjaga keamanan, serta mempersiapkan proses reintegrasi sosial bagi warga binaan.

Karena itu, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kerja yang terukur, disiplin yang konsisten, serta pelayanan yang tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

Dari Penghormatan Pahlawan ke Kerja Nyata

Aris menilai perjuangan para pahlawan tidak cukup hanya dikenang melalui upacara dan seremoni. Nilai-nilai perjuangan tersebut harus diteruskan melalui tindakan nyata dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Bagi jajaran Lapas Sekayu, semangat tersebut diwujudkan dengan terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan warga binaan, sekaligus menjaga profesionalitas serta integritas dalam melaksanakan tugas pemasyarakatan.

“Aparatur negara tidak cukup hanya hadir. Aparatur harus bekerja dan memberikan manfaat,” tegasnya.

Momentum HUT ke-81 RI juga menjadi pengingat bahwa kepercayaan masyarakat tidak dibangun melalui slogan semata, melainkan melalui konsistensi dalam menjalankan amanah dan memberikan pelayanan terbaik.

Lapas Sekayu berkomitmen untuk terus memperkuat persatuan, membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dan seluruh unsur terkait, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang pemasyarakatan.

Di tengah tuntutan masyarakat yang semakin kritis terhadap kinerja lembaga negara, integritas dan pelayanan menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik.

Kemerdekaan, pada akhirnya, bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang menghadirkan negara yang mampu bekerja, melayani, melindungi, serta memperlakukan setiap manusia dengan bermartabat.

Merah Putih boleh berkibar di tiang tertinggi. Namun, makna kemerdekaan akan semakin hidup ketika integritas, pengabdian, dan pelayanan berkibar dalam setiap tindakan aparatur negara.

(Enis//red)

Pos terkait