GEGER! PRIA DITEMUKAN TEWAS DI DEPAN TPU BUYUT RENDANI INDRAMAYU, POLISI AMANKAN SEJUMLAH BARANG BUKTI

INDRAMAYU, KRIMSUS86.COM – Warga Desa Juntikebon, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di depan gerbang Tempat Pemakaman Umum (TPU) Buyut Rendani, Rabu (14/10/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Sanudin (44), seorang petani asal Desa Juntikedokan, Kecamatan Juntinyuat. Korban ditemukan sekitar pukul 05.15 WIB dalam kondisi tergeletak di pinggir jalan dengan sejumlah luka pada tubuhnya.

Berita Lainnya

Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, ditemukan luka robek pada bagian kanan leher korban yang diduga akibat benda tajam. Selain itu, terdapat luka lecet pada siku tangan kanan dan betis kanan, serta bercak darah di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut.

“Benar, kami menerima laporan sekitar pukul 06.00 WIB dan langsung menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara,” ujar AKP Tarno.

POLISI LAKUKAN OLAH TKP DAN EVAKUASI JENAZAH

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Juntinyuat yang dipimpin Kapolsek setempat langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan. Petugas memasang garis polisi guna menjaga area kejadian dan mendukung proses penyelidikan.

Tim Inafis Satreskrim Polres Indramayu turut diterjunkan untuk melakukan identifikasi, pemeriksaan awal terhadap jenazah, serta olah TKP.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Losarang untuk menjalani autopsi guna membantu memastikan penyebab kematiannya.

“Kami berkoordinasi dengan Tim Inafis Satreskrim Polres Indramayu untuk melakukan identifikasi dan olah TKP. Jenazah korban sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara Losarang untuk dilakukan autopsi,” jelas AKP Tarno.

BERAWAL DARI TEMUAN SEORANG PEDAGANG

Penemuan jenazah tersebut bermula ketika seorang pedagang bernama Danirih (55) melintas di sekitar TPU Buyut Rendani pada Rabu pagi.

Saat melintas, saksi melihat seorang pria tergeletak di pinggir jalan dalam kondisi tidak bergerak. Mengetahui kejadian tersebut, saksi kemudian melaporkannya kepada Ketua RW 06, Joharudin (51), serta perangkat desa, Uben Susanto (51).

Informasi itu selanjutnya diteruskan kepada pihak Polsek Juntinyuat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan, mengamankan area, serta mengumpulkan keterangan awal dari sejumlah pihak.

SEJUMLAH BARANG BUKTI DIAMANKAN

Dalam proses pemeriksaan awal di sekitar lokasi penemuan jenazah, polisi mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Barang-barang tersebut meliputi dua batang bambu yang masing-masing berukuran sekitar satu meter, sebuah batu nisan dengan bercak yang menyerupai darah, serta dua pasang sandal.

Selain itu, petugas turut mengamankan sebuah topi berbahan denim berwarna biru, korek api, dua botol bekas minuman keras jenis ciu, dan satu botol kecil bekas minuman bir hitam.

“Di lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang, di antaranya dua batang bambu, batu nisan yang terdapat bercak darah, sandal, topi, korek api, dan beberapa botol bekas minuman,” ungkap AKP Tarno.

Seluruh barang tersebut telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Polisi masih mendalami kemungkinan keterkaitan barang-barang tersebut dengan peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.

PENYEBAB KEMATIAN MASIH DISELIDIKI

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kematian Sanudin masih belum diketahui. Kepolisian masih menunggu hasil autopsi serta terus mengumpulkan keterangan saksi dan memeriksa barang bukti yang ditemukan di lokasi.

Hasil pemeriksaan medis tersebut diharapkan dapat membantu penyidik mengetahui penyebab kematian korban dan menentukan langkah penyelidikan selanjutnya.

Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno menegaskan bahwa perkara tersebut masih dalam penanganan Satreskrim Polres Indramayu.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Indramayu. Kami terus mendalami keterangan saksi dan barang bukti yang ditemukan di lokasi,” tegasnya.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila mengetahui informasi yang dapat membantu proses pengungkapan perkara tersebut.

Masyarakat dapat memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp di nomor 081999700110 atau menghubungi Call Center 110 apabila menemukan dugaan tindak kriminalitas maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara terang peristiwa penemuan jenazah tersebut.

Sumber: Humas Polres Indramayu

Editor: Wardono – Korwil Jabar

Redaksi: KRIMSUS86.COM

Pos terkait