KENDARI, KRIMSUS86.COM — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi yang dapat mencapai 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah wilayah perairan Sulawesi Tenggara pada Rabu, 23 September 2026.
Peringatan tersebut mencakup Teluk Bone bagian barat Kabaena, perairan Baubau, serta Laut Flores bagian selatan Buton. Kondisi tersebut diperkirakan masih berpotensi terjadi hingga Kamis, 24 September 2026.
BMKG mengimbau para nelayan, pemilik kapal, serta masyarakat yang melakukan aktivitas di wilayah perairan terdampak agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan kondisi laut.
Khusus bagi pengguna kapal berukuran kecil, masyarakat diimbau mempertimbangkan kondisi cuaca dan gelombang sebelum melakukan pelayaran serta mengutamakan aspek keselamatan.
Selain pengguna transportasi laut, masyarakat yang berada di wilayah pesisir juga diminta tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya arus kuat maupun perubahan kondisi permukaan air laut.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca dan peringatan dini resmi sebelum melakukan aktivitas di laut. Keselamatan perlu menjadi pertimbangan utama selama periode potensi gelombang tinggi tersebut.
Dok/istimewa — Ilustrasi kondisi perairan Sulawesi Tenggara.
(Risal Sultra//red)






