Dua Warga Lokodidi Kecelakaan Usai Tabrak Sapi di Jalan Desa Pandangan, Satu Korban Dirawat di ICU

BUOL, KRIMSUS86.COM – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan seekor sapi terjadi di wilayah Desa Pandangan, Kecamatan Gadung, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. Insiden tersebut mengakibatkan dua warga asal Desa Lokodidi, yakni Alwi, mantan Kepala Desa Lokodidi, dan putrinya, Wanda, mengalami cedera serius.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, kecelakaan terjadi ketika Alwi bersama putrinya, Wanda, sedang melintas menggunakan sepeda motor. Di tengah perjalanan, seekor sapi yang berkeliaran bebas tiba-tiba muncul dan menghalangi jalur kendaraan. Pengendara diduga tidak sempat menghindar sehingga tabrakan pun tidak dapat dihindari.

Berita Lainnya

Benturan keras mengakibatkan kedua korban terjatuh dan mengalami luka serius. Setelah kejadian, keduanya mendapatkan penanganan medis di RSUD Mokoyuri Buol.

Menurut informasi yang diterima, Alwi saat ini menjalani perawatan di Unit Gawat Darurat (UGD), sedangkan Wanda dilaporkan belum sadarkan diri dan masih dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU).

Kondisi kedua korban, khususnya Wanda yang dilaporkan masih belum sadar, menimbulkan keprihatinan keluarga. Mereka berharap kedua korban segera mendapatkan penanganan medis terbaik dan dapat pulih seperti sediakala.

Ternak Berkeliaran Kembali Menjadi Sorotan

Peristiwa ini kembali menyoroti persoalan hewan ternak yang berkeliaran bebas di jalan umum, khususnya di wilayah Kecamatan Gadung dan sejumlah wilayah lain di Kabupaten Buol.

Pihak keluarga korban menyampaikan kekecewaan atas masih ditemukannya sapi dan hewan ternak lain yang berkeliaran di jalan desa. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor yang melintas pada waktu dan kondisi jalan tertentu.

Keluarga korban juga menyinggung adanya Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Buol yang mengatur persoalan pengendalian ternak. Selain itu, mereka menyebut Bupati Buol telah beberapa kali menginstruksikan para camat agar meneruskan imbauan kepada kepala desa untuk mengingatkan masyarakat supaya tidak membiarkan ternak berkeliaran di jalan umum.

Meski demikian, berdasarkan keluhan keluarga korban, persoalan ternak yang berkeliaran dinilai masih belum tertangani secara optimal. Mereka berharap pemerintah setempat meningkatkan pengawasan serta mengambil langkah konkret agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Camat Gadung Diharapkan Ambil Langkah Tegas

Menyikapi kejadian tersebut, masyarakat berharap Camat Gadung dapat segera berkoordinasi dengan seluruh kepala desa di wilayahnya untuk kembali menyosialisasikan aturan pemeliharaan dan pengendalian hewan ternak kepada masyarakat.

Pemerintah desa juga diharapkan meningkatkan pengawasan dan mendorong pemilik ternak agar lebih bertanggung jawab, sehingga hewan peliharaan tidak dibiarkan berkeliaran di jalan raya maupun fasilitas umum lainnya.

Penegakan aturan yang konsisten, disertai sosialisasi dan pengawasan di lapangan, dinilai penting untuk mencegah kecelakaan lalu lintas yang dapat mengancam keselamatan jiwa.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan di jalan bukan hanya bergantung pada kehati-hatian pengendara, tetapi juga pada tanggung jawab pemilik ternak serta peran aktif pemerintah dalam menjaga ketertiban lingkungan.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak pemerintah desa maupun Kecamatan Gadung mengenai kecelakaan tersebut dan langkah penanganan persoalan ternak yang berkeliaran. Informasi mengenai penyebab pasti kecelakaan dan perkembangan kondisi medis kedua korban masih menunggu konfirmasi lebih lanjut.

PEWARTA: Syafri Sakula, S.IP

BIRO KRIMSUS86.COM

KRIMSUS86.COM – Tegas, Lugas, Terpercaya.

Pos terkait