PALEMBANG, KRIMSUS86.COM – Pergantian kepemimpinan di lingkungan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Selatan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen penegakan hukum terhadap berbagai tindak pidana khusus, termasuk praktik pertambangan ilegal (illegal mining).
Hal tersebut mengemuka dalam acara kenal pamit Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sumsel yang digelar di Ballroom Rajawali, Palembang, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momen perpisahan bagi Kombes Pol Doni Satrya Sembiring sekaligus penyambutan Kombes Pol Ronni Bonic yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di lingkungan Ditreskrimsus Polda Sumsel.
Dalam sambutannya, Kombes Pol Doni Satrya Sembiring menyoroti persoalan kejahatan illegal mining yang masih menjadi salah satu tantangan dalam penegakan hukum di sektor pertambangan.
Praktik pertambangan tanpa izin tidak hanya berpotensi menimbulkan kerugian negara, tetapi juga dapat menyebabkan kerusakan lingkungan serta memberikan dampak negatif terhadap kehidupan dan kesejahteraan masyarakat.
Penanganan tindak pidana tersebut membutuhkan komitmen yang kuat, profesionalisme aparat penegak hukum, serta sinergi antarlembaga terkait. Langkah tersebut penting untuk memastikan penegakan hukum berjalan secara efektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selain persoalan pertambangan ilegal, penanganan berbagai tindak pidana khusus lainnya juga menjadi bagian penting dari tugas Ditreskrimsus Polda Sumsel dalam menjaga kepastian hukum, melindungi kepentingan negara, serta memberikan rasa keadilan kepada masyarakat.
Pergantian pejabat di lingkungan kepolisian diharapkan tidak mengganggu kesinambungan penanganan perkara yang sedang berjalan. Sebaliknya, momentum ini diharapkan dapat menjadi dorongan untuk meningkatkan kinerja organisasi, memperkuat pengawasan, serta mengoptimalkan upaya pemberantasan berbagai bentuk kejahatan yang menjadi kewenangan Ditreskrimsus.
Kombes Pol Ronni Bonic diharapkan mampu melanjutkan program kerja yang telah berjalan sekaligus memperkuat langkah-langkah strategis dalam menghadapi tantangan penegakan hukum di wilayah Sumatera Selatan.
Acara kenal pamit tersebut berlangsung sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian pejabat lama sekaligus penyambutan pejabat baru yang akan mengemban tugas dan tanggung jawab di lingkungan Ditreskrimsus Polda Sumsel.
Pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran dan peningkatan kinerja institusi. Namun, integritas, profesionalisme, serta komitmen dalam menegakkan hukum harus tetap menjadi prioritas utama.
Masyarakat pun berharap penanganan kejahatan, khususnya praktik pertambangan ilegal, dapat terus dilakukan secara konsisten, tanpa pandang bulu, serta mengedepankan prinsip keadilan dan kepastian hukum.
Pewarta: Hendri Gradak
Redaksi KRIMSUS86.COM






