PARIGI MOUTONG, SULAWESI TENGAH — KRIMSUS86.COM — Dugaan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar yang dinilai tidak tepat sasaran di SPBU Mensung, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menjadi sorotan sejumlah petani dan masyarakat.
Salah seorang petani yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan menyampaikan kepada awak media bahwa dirinya menduga adanya praktik pengisian solar menggunakan jeriken atau wadah dalam jumlah tertentu yang lebih memprioritaskan para pengumpul dibandingkan petani yang membutuhkan BBM untuk kegiatan pertanian.
“Solar lebih mementingkan pengumpul daripada kami sebagai petani. Bahkan ada informasi bahwa solar tersebut disalurkan kembali kepada pihak tertentu untuk kebutuhan tambang yang berada di kawasan pegunungan Karya Mandiri, Kecamatan Ongka Malino dan sekitarnya,” ujar petani tersebut.
Menurutnya, kondisi tersebut telah menjadi keluhan sejumlah petani dan nelayan yang selama ini membutuhkan solar bersubsidi untuk menunjang aktivitas mereka.
Berdasarkan pemantauan awak media di lokasi, terlihat adanya aktivitas pengisian solar menggunakan wadah tertentu. Kondisi tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan mengenai mekanisme penyaluran BBM bersubsidi serta apakah distribusinya telah sesuai dengan ketentuan dan peruntukannya.
Awak media juga telah berupaya meminta klarifikasi kepada pihak manajemen SPBU Mensung terkait keluhan masyarakat tersebut.
Pihak manajemen SPBU Mensung menyampaikan bahwa pihaknya tidak pernah melakukan penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Namun demikian, adanya laporan dari petani serta temuan aktivitas pengisian di lapangan membuat masyarakat meminta adanya pengawasan dan pemeriksaan lebih lanjut dari instansi berwenang untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam penyaluran solar bersubsidi.
Petani berharap Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bersama aparat penegak hukum, khususnya Polres Parigi Moutong, dapat turun langsung melakukan pengecekan terhadap mekanisme penyaluran solar di SPBU Mensung.
Masyarakat juga meminta agar penyaluran BBM bersubsidi benar-benar diprioritaskan kepada masyarakat yang berhak, termasuk petani dan nelayan, serta tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk kepentingan lain.
Hingga berita ini diterbitkan, dugaan tersebut masih memerlukan verifikasi dan pemeriksaan dari pihak berwenang. Media tetap membuka ruang bagi pihak SPBU Mensung maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan klarifikasi atau hak jawab sesuai ketentuan jurnalistik.
(Kiman // Tim Redaksi KRIMSUS86.COM)






