Perkuat Pengawasan hingga Tingkat Desa, Imigrasi Tanjung Jabung Barat Gelar TIMPORA di Muara Papalik

MUARA PAPALIK — KRIMSUS86.COM — Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Jabung Barat terus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam rangka meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayah kerjanya.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Rapat Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) tingkat Kecamatan Muara Papalik yang digelar pada Selasa, 2 September 2026, bertempat di Kantor Camat Muara Papalik.

Berita Lainnya

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah unsur kewilayahan, antara lain Polsek, Danramil, serta lurah dan kepala desa di wilayah Kecamatan Muara Papalik. Forum ini menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan pertukaran informasi terkait keberadaan maupun aktivitas orang asing di wilayah setempat.

Rapat dipimpin oleh Kepala Sub Seksi Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Jabung Barat, Rama Satrya Nugraha.

Dalam arahannya, Rama menyampaikan bahwa pengawasan orang asing membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, termasuk aparat dan perangkat pemerintahan yang memiliki interaksi langsung dengan masyarakat.

“Pengawasan orang asing tidak dapat dilakukan oleh Imigrasi sendiri. Dibutuhkan sinergi dengan seluruh unsur di wilayah, termasuk TNI, Polri, kecamatan, kelurahan, dan desa. Informasi dari masyarakat maupun aparat di tingkat bawah sangat penting sebagai bagian dari deteksi dini,” ujar Rama.

Menurutnya, informasi yang diperoleh dari tingkat desa dan kelurahan dapat menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan fungsi pengawasan keimigrasian, khususnya dalam upaya deteksi dan pencegahan dini apabila ditemukan keberadaan atau aktivitas orang asing yang memerlukan perhatian lebih lanjut.

Melalui forum TIMPORA, masing-masing unsur diharapkan dapat memahami tugas dan perannya sekaligus membangun pola komunikasi yang efektif dalam menyampaikan informasi mengenai keberadaan orang asing.

Keterlibatan lurah dan kepala desa dinilai memiliki peran strategis karena berada paling dekat dengan masyarakat serta mengetahui dinamika yang berkembang di lingkungan masing-masing.

Koordinasi tersebut tidak hanya ditujukan untuk merespons dugaan pelanggaran, tetapi juga diarahkan pada penguatan sistem pengawasan yang bersifat preventif dan berkelanjutan. Dengan komunikasi yang terbangun hingga tingkat desa, informasi mengenai potensi persoalan keimigrasian diharapkan dapat diterima dan ditindaklanjuti secara lebih cepat sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.

Rapat TIMPORA sekaligus menjadi momentum bagi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Jabung Barat untuk memperluas jejaring pengawasan bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, serta perangkat pemerintahan mulai dari tingkat kecamatan hingga desa.

Sinergi lintas sektor tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat pengawasan keimigrasian yang responsif, kolaboratif, dan berbasis kewilayahan, sekaligus memastikan keberadaan dan aktivitas orang asing berada dalam koridor ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dengan semakin kuatnya koordinasi hingga tingkat desa, pengawasan orang asing di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat diharapkan dapat berjalan secara lebih efektif dan terpadu.

TIMPORA tidak hanya menjadi forum koordinasi, tetapi juga menjadi ruang bersama untuk membangun kewaspadaan, bertukar informasi, serta mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban wilayah.

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Jabung Barat berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan pengawasan keimigrasian yang efektif, terpadu, dan berkelanjutan.

(Arzaq Khair)

Pos terkait