TERNATE — KRIMSUS86.COM — Sebanyak 75 pucuk senjata berhasil diserahkan secara sukarela oleh masyarakat kepada jajaran Korem 152/Baabullah melalui pendekatan persuasif dan humanis di wilayah Maluku Utara.
Dari jumlah tersebut, terdiri atas 15 pucuk senjata standar dan 60 pucuk senjata rakitan. Selain itu, turut diserahkan satu buah bahan peledak serta 1.039 butir amunisi dari berbagai jenis.
Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Lapangan Makorem, Kelurahan Sangaji, Kecamatan Kota Ternate Utara, Provinsi Maluku Utara, Jumat (2/10/2026).
Konferensi pers dihadiri Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., Kasdam XV/Pattimura Brigjen TNI Wawan Pujiatmoko, Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin, S.E., serta sejumlah pejabat utama Kodam XV/Pattimura dan Korem 152/Baabullah.
Dalam keterangannya, Pangdam XV/Pattimura mengapresiasi jajaran Korem 152/Baabullah yang dinilai telah membangun komunikasi dengan masyarakat melalui pendekatan persuasif dan humanis.
“Melalui upaya bersama yang dilaksanakan, telah berhasil diamankan sebanyak 75 pucuk senjata, yang terdiri atas 15 pucuk senjata standar dan 60 pucuk senjata rakitan, serta satu buah bahan peledak dan 1.039 butir amunisi dari berbagai jenis,” ujar Pangdam.
Menurutnya, pendekatan humanis merupakan salah satu langkah dalam mengurangi potensi konflik serta membangun kepercayaan antara aparat dan masyarakat.
Pangdam juga mengapresiasi dukungan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maluku Utara yang terus membangun komunikasi dan mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Ia menjelaskan, upaya tersebut merupakan bagian dari program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang menekankan kemanunggalan TNI dengan rakyat serta penyelesaian berbagai persoalan melalui pendekatan persuasif dan humanis.
Pangdam turut mengajak para tokoh adat dan tokoh masyarakat untuk terus bersinergi menjaga keamanan serta kedamaian di wilayah Maluku Utara.
“Senjata-senjata yang berhasil kita amankan memiliki potensi yang sangat berbahaya apabila digunakan pada saat terjadi konflik. Karena itu, upaya pengamanan dan penyerahan senjata secara sukarela merupakan langkah penting untuk mencegah terjadinya korban dan menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” katanya.
Bagian dari Pengabdian Korem 152/Baabullah
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XV/Pattimura menyampaikan bahwa penyerahan senjata tersebut merupakan bagian dari rangkaian pengabdian Korem 152/Baabullah kepada Kodam XV/Pattimura.
Ia juga menyampaikan bahwa pada 5 Oktober mendatang akan dilaksanakan pembentukan Kodam baru Moluku Kie Raha.
“Semoga dengan terbentuknya Kodam yang baru, ke depan pengabdian kepada masyarakat dapat semakin berhasil, wilayah semakin tertib dan aman, serta seluruh jajaran dapat semakin fokus dalam melaksanakan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Keberhasilan pengumpulan 75 pucuk senjata, satu bahan peledak, dan 1.039 butir amunisi tersebut merupakan hasil komunikasi serta pendekatan persuasif yang dilakukan jajaran Korem 152/Baabullah kepada masyarakat.
Langkah tersebut diharapkan dapat terus memperkuat kepercayaan masyarakat kepada aparat sekaligus mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di wilayah Maluku Utara.
(Penrem152)
(Mirwan Taher//red)






