Tiga DPD OPSHID FKYME Gotong Royong Bangun Rumah Syukur, Wujud Nyata Semangat Sumpah Pemuda

JAKARTA, KRIMSUS86.COM — 22 September 2026 — Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah Front Ketuhanan Yang Maha Esa (OPSHID FKYME) DPD Jakarta Utara bersama DPD Jakarta Pusat dan DPD Jakarta Barat melaksanakan pembangunan satu unit Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah Fatchan Mubiina (RSLHSFM).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memaknai Hari Sumpah Pemuda sekaligus memperingati lahirnya lagu kebangsaan Indonesia Raya yang pada tahun ini memasuki usia ke-98, terhitung sejak 19 Oktober 1928 hingga 19 Oktober 2026.

Berita Lainnya

Pembangunan RSLHSFM diawali dengan peletakan batu syukur atau batu pertama yang dilaksanakan pada Senin, 21 September 2026.

Program pembangunan Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah Fatchan Mubiina merupakan program tahunan OPSHID yang telah berjalan secara konsisten sejak 2008. Program tersebut diwujudkan melalui pemberian bantuan pembangunan rumah layak huni secara gratis bagi masyarakat Indonesia yang belum memiliki tempat tinggal yang layak.

Pembangunan rumah tersebut dilaksanakan atas dasar kemandirian, kepedulian, serta semangat gotong royong anggota OPSHID dan warga Shiddiqiyyah dari tiga DPD, yakni Jakarta Utara, Jakarta Pusat, dan Jakarta Barat.

“Program ini dijalankan satu komando dari pimpinan OPSHID FKYME, tanpa mengajukan proposal kepada pemerintah maupun lembaga manapun,” ujar Andi Junaidi selaku PJ Media OPSHID.

Pada tahun 2026, pembangunan RSLHSFM diperuntukkan bagi keluarga Moch. Hadi (58), warga yang beralamat di Jalan Papanggo Gang Mawar No. 39C, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Ketua Panitia Pembangunan, Subekan, menyampaikan harapan agar rumah tersebut dapat memberikan manfaat dan menjadi tempat tinggal yang lebih layak bagi keluarga penerima.

“Semoga rumah yang dibangun ini tidak hanya menjadi wujud nyata bangunan yang layak dihuni, tetapi juga dapat membawa manfaat, kebahagiaan, dan keberkahan bagi keluarga yang menempatinya,” ungkap Subekan.

Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian dan kebersamaan masyarakat dalam membantu sesama melalui semangat gotong royong.

OPSHID FKYME menilai semangat Sumpah Pemuda tidak hanya perlu diperingati secara seremonial, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kegiatan nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Pembangunan RSLHSFM tersebut menjadi salah satu bentuk implementasi semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial yang terus dijalankan oleh OPSHID.

“Dengan dasar perjuangan melalui kebersamaan, gotong royong, dan doa, diyakini program OPSHID ini dapat membawa Fatchan Mubiina atau kemenangan yang nyata,” tutupnya.

(Shela Novitasari/Megy)

Pos terkait