TOLITOLI, SULAWESI TENGAH — KRIMSUS86.COM, Minggu, 6 September 2026 — Ribuan jamaah memadati halaman Madrasah Aliyah Alkhairaat Desa Kalangkangan, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Jumat (4/9/2026), dalam kegiatan Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW bersama keluarga besar Alkhairaat Kabupaten Tolitoli.
Kegiatan yang mengusung tema “Sholawat untuk Negeri, Teladan Nabi untuk Indonesia” tersebut dihadiri Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., didampingi Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah Sry Nirwanti Bahasoan.
Kehadiran ribuan jamaah membuat pelaksanaan Maulid Akbar berlangsung khidmat sekaligus penuh semangat kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Dalam tausiyahnya, Gubernur Anwar Hafid mengajak umat Islam menjadikan peringatan Maulid Nabi bukan hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai momentum untuk kembali menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta meneladani akhlak dan kehidupan beliau.
Menurut Gubernur, kecintaan kepada Rasulullah harus diwujudkan dengan mengenal lebih dekat pribadi, akhlak, kehidupan keluarga hingga tata cara ibadah Rasulullah SAW.
“Kalau kita rindu kepada Rasulullah, tentu kita akan terus menyebut nama beliau dan berusaha mengetahui bagaimana akhlaknya, bagaimana kehidupannya, bagaimana ibadahnya, dan apa yang beliau sukai,” ujar Anwar Hafid.
Ia juga menekankan bahwa kecintaan kepada Rasulullah harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya melalui kecintaan terhadap salat.
“Kalau kita mencintai Rasulullah, maka kita harus mencintai salat. Salat adalah jalan kita berhubungan langsung dengan Allah SWT,” pesannya.
Gubernur kemudian mengajak seluruh jamaah menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai kesempatan untuk memperbanyak salawat sekaligus memperkuat hubungan batin dengan Rasulullah SAW.
“Barang siapa yang mencintai Rasulullah, maka ia akan berusaha untuk selalu bersama Rasulullah,” katanya.
Lebih lanjut, Anwar Hafid menyampaikan bahwa bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW merupakan momentum istimewa bagi umat Islam untuk mengenang sosok Rasulullah sebagai teladan bagi seluruh umat manusia.
Gubernur Ingatkan Bahaya Karhutla
Selain menyampaikan pesan keagamaan, Gubernur Sulawesi Tengah juga mengingatkan masyarakat Kabupaten Tolitoli agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pesan tersebut disampaikan mengingat kondisi cuaca yang cenderung panas dan kering. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, baik untuk membuka lahan maupun kegiatan lainnya.
Menurutnya, pembakaran yang tidak terkendali dapat memicu kebakaran yang sulit dipadamkan serta menimbulkan dampak luas terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat.
Peringatan Maulid Akbar di Kalangkangan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah, keluarga besar Alkhairaat dan masyarakat Kabupaten Tolitoli.
Semangat salawat dan keteladanan Nabi Muhammad SAW diharapkan tidak berhenti pada kegiatan Maulid, tetapi dapat diwujudkan secara nyata dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Tolitoli Amran Hi. Yahya, Wakil Bupati Tolitoli Mohammad Besar Bantilan, Ketua DPRD Kabupaten Tolitoli, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Dapil Tolitoli, para Kepala OPD Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tolitoli, serta unsur Forkopimda Kabupaten Tolitoli.
Pewarta: Nofli//red






