BUOL, KRIMSUS86.COM — Pemerintah Daerah Kabupaten Buol bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, serta masyarakat melaksanakan Sholat Istisqa secara berjamaah sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau dan kondisi kekeringan yang mulai dirasakan oleh masyarakat.
Pelaksanaan Sholat Istisqa tersebut menjadi momentum bagi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Buol untuk bersama-sama mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memanjatkan doa agar wilayah Kabupaten Buol segera mendapatkan curah hujan yang cukup.
Rangkaian ibadah berlangsung dalam suasana khidmat. Unsur Pemerintah Daerah, Forkopimda, tokoh agama, dan masyarakat tampak mengikuti pelaksanaan Sholat Istisqa secara bersama-sama dengan penuh kekhusyukan.
Dalam pelaksanaan ibadah tersebut, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Buol, Moh. Yamin Rahim, S.H., M.H., bertindak sebagai imam. Sementara khutbah Sholat Istisqa disampaikan oleh perwakilan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Buol.
Sholat Istisqa merupakan salah satu bentuk ikhtiar umat Islam dalam memohon turunnya hujan ketika menghadapi musim kemarau dan kondisi kekeringan. Selain sebagai bentuk ikhtiar spiritual, kegiatan tersebut juga menjadi pengingat pentingnya kebersamaan dalam menghadapi berbagai dampak yang ditimbulkan oleh kondisi cuaca ekstrem.
Di tengah musim kemarau, persoalan kekeringan membutuhkan perhatian dan langkah nyata dari seluruh pemangku kepentingan. Dampaknya tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan air bersih masyarakat, tetapi juga dapat memengaruhi sektor pertanian, peternakan, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya.
Pemerintah Daerah Kabupaten Buol diharapkan terus melakukan langkah antisipasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan meningkatnya dampak kekeringan, termasuk memastikan masyarakat yang terdampak tetap memperoleh akses terhadap kebutuhan air bersih.
Doa dan ikhtiar spiritual menjadi bagian penting dalam menghadapi situasi tersebut. Namun demikian, penanganan di lapangan juga membutuhkan kesiapan, koordinasi, dan kerja sama seluruh unsur pemerintah serta masyarakat.
Bagi masyarakat Kabupaten Buol, turunnya hujan bukan sekadar perubahan kondisi cuaca. Hujan memiliki arti penting bagi keberlangsungan aktivitas pertanian, ketersediaan air bersih, serta kehidupan sehari-hari masyarakat.
Melalui pelaksanaan Sholat Istisqa ini, diharapkan Kabupaten Buol segera mendapatkan curah hujan yang membawa keberkahan serta membantu mengurangi dampak musim kemarau dan ancaman kekeringan yang tengah dihadapi masyarakat.
Reporter: Syafri Sakula, S.IP
Biro Buol






