LAMPUNG SELATAN — KRIMSUS86.COM — Masyarakat Kecamatan Candipuro dan Kecamatan Way Sulan, Kabupaten Lampung Selatan, menyambut antusias pelaksanaan pekerjaan rehabilitasi dan perbaikan tanggul di kawasan Sungai Way Ketibung–Way Sulan.
Pekerjaan tersebut dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pencegahan banjir dan mengatasi luapan air sungai yang selama ini dikhawatirkan dapat menggenangi area persawahan serta perkebunan milik masyarakat.
Berdasarkan aspirasi warga, keberadaan tanggul memiliki peranan penting dalam melindungi lahan pertanian, khususnya ketika debit air meningkat. Oleh karena itu, masyarakat memberikan apresiasi kepada pemerintah dan PT Tirta Indo Karya selaku pelaksana pekerjaan yang tengah melakukan rehabilitasi tanggul di wilayah Way Ketibung, Kecamatan Way Sulan dan Kecamatan Candipuro.
Warga berharap seluruh proses pekerjaan dapat berjalan lancar hingga selesai serta menghasilkan pembangunan yang kuat, berkualitas, dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Bagi masyarakat, pembangunan dan rehabilitasi tanggul bukan hanya sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan juga bentuk perhatian terhadap kebutuhan para petani yang selama ini menghadapi risiko kerugian apabila terjadi luapan air dan banjir di sekitar kawasan pertanian.
“Dengan adanya perbaikan tanggul ini, kami sangat berharap sawah dan perkebunan masyarakat tidak lagi sering terendam ketika debit air sungai meningkat. Mudah-mudahan pekerjaan ini selesai dengan baik dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar salah seorang warga.
Masyarakat juga berharap PT Tirta Indo Karya dapat terus menjaga kualitas pelaksanaan pekerjaan dengan mengutamakan spesifikasi teknis, ketepatan pekerjaan, keselamatan, serta memperhatikan kondisi lingkungan di sekitar lokasi proyek.
Selain itu, koordinasi dan komunikasi dengan masyarakat sekitar diharapkan terus terjalin dengan baik agar pelaksanaan pekerjaan dapat berlangsung aman dan lancar.
Warga Candipuro dan Way Sulan menilai pembangunan infrastruktur pengendalian banjir merupakan investasi penting bagi keberlangsungan sektor pertanian dan perekonomian masyarakat.
Apabila risiko banjir dan luapan air dapat diminimalkan, produktivitas lahan pertanian diharapkan dapat meningkat serta kerugian petani akibat sawah dan perkebunan yang terdampak banjir dapat ditekan.
Karena itu, masyarakat meminta seluruh pihak terkait, mulai dari pemerintah, pelaksana pekerjaan hingga pengawas proyek, bersama-sama mengawal proses pembangunan agar berjalan sesuai ketentuan, transparan, berkualitas, dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
Apresiasi warga tersebut sekaligus menjadi harapan agar rehabilitasi Tanggul Way Ketibung dapat menjadi salah satu pembangunan infrastruktur yang benar-benar memberikan perlindungan bagi masyarakat, khususnya para petani di Kecamatan Candipuro dan Kecamatan Way Sulan.
Masyarakat berharap, setelah pekerjaan rampung, tanggul tersebut tidak hanya berdiri secara fisik, tetapi benar-benar mampu menahan dan mengendalikan luapan air, sehingga persawahan, perkebunan, serta aktivitas ekonomi warga dapat lebih terlindungi dari ancaman banjir di masa mendatang.
(M. Dahlan//Red)






