BANGGAI — KRIMSUS86.COM – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap nilai-nilai perjuangan kembali ditunjukkan keluarga besar Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMPN 1 Banggai. Pada Minggu malam, 16 Agustus 2026, para alumni bersama pihak sekolah melaksanakan Kirab Renungan dalam rangka menyambut detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut dipersiapkan secara sederhana, namun berlangsung dengan penuh semangat gotong royong. Persiapan diawali melalui rapat kilat pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026, yang diikuti Kepala SMPN 1 Banggai bersama jajaran guru, Ketua Komite, Ketua Harian IKA, serta Bendahara II IKA.
Usai rapat, persiapan dilanjutkan pada Sabtu sore dengan pengurusan perizinan dan penyiapan berbagai perlengkapan yang dibutuhkan. Memasuki Minggu siang hingga sore, panitia bersama para alumni kembali bergotong royong menyelesaikan seluruh kebutuhan kegiatan.
Keterbatasan anggaran sempat menjadi tantangan. Dana awal yang tersedia hanya sekitar Rp300 ribu. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat keluarga besar IKA SMPN 1 Banggai untuk tetap melaksanakan kegiatan.
Dengan mengedepankan kekompakan, kerja nyata, dan semangat kebersamaan, dukungan dari sejumlah alumni lainnya pun berdatangan. Mereka turut berpartisipasi sehingga berbagai kebutuhan kegiatan dapat dipenuhi secara bersama-sama.
Hingga akhirnya, pada Minggu malam, seluruh persiapan tersebut diwujudkan dalam pelaksanaan Kirab Renungan. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus momentum untuk mempererat kembali hubungan antarsesama alumni dan menumbuhkan semangat nasionalisme.
Bagi keluarga besar IKA SMPN 1 Banggai, terlaksananya kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang ketika terdapat kemauan, kekompakan, serta semangat gotong royong.
Kirab Renungan diharapkan dapat terus menjadi bagian dari kegiatan positif keluarga besar SMPN 1 Banggai dalam mengenang jasa dan perjuangan para pahlawan, sekaligus menanamkan nilai cinta tanah air kepada generasi muda.
“Bukan besar kecilnya anggaran yang menjadi ukuran, tetapi kebersamaan dan kerja nyata yang mampu menghadirkan sebuah kegiatan yang bermakna.”
Susanto // Red






