Mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati Gelar Sosialisasi Bak Sampah dan Biopori di RW 01 Iringmulyo

METRO | Krimsus86.com  Mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati Kelompok 68 menggelar kegiatan Sosialisasi Bak Sampah dan Biopori bersama masyarakat RW 01, Kelurahan Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00–11.00 WIB di Sekretariat RW 01 tersebut diikuti sekitar 22 peserta yang terdiri dari warga RW 01 serta Ibu RT 01. Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.

Berita Lainnya

Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa menyampaikan materi mengenai pemilahan sampah organik dan nonorganik, dampak sampah yang tidak dikelola dengan baik, serta pentingnya membiasakan masyarakat mengurangi dan memilah sampah sejak dari sumbernya.

“Kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa pengelolaan sampah dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti mengurangi dan memilah sampah organik dan nonorganik. Selain itu, biopori juga dapat menjadi salah satu upaya sederhana untuk membantu meningkatkan resapan air di lingkungan,” ujar perwakilan mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati Kelompok 68.

Selain pengelolaan sampah, mahasiswa juga memberikan penjelasan mengenai biopori, mulai dari pengertian, manfaat, cara pembuatan, hingga jenis sampah organik yang dapat dimasukkan ke dalam lubang biopori.

Meskipun tidak dilakukan praktik secara langsung, mahasiswa memberikan gambaran mengenai bentuk biopori dengan menunjukkan paralon yang telah dibuat sebelumnya.

Sebagai bentuk penerapan kegiatan, mahasiswa KKL-PPM Kelompok 68 telah membuat delapan lubang biopori yang ditempatkan di halaman perkebunan milik Pak RT 01. Lubang tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan resapan air ke dalam tanah sekaligus menjadi alternatif pemanfaatan sampah organik.

Mahasiswa juga menyerahkan dua unit bak sampah kepada masyarakat yang kemudian ditempatkan di Sekretariat RW 01. Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta membangun kebiasaan membuang dan memilah sampah dengan lebih baik.

Perwakilan RT 01 menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap fasilitas yang telah diberikan dapat dimanfaatkan serta dirawat bersama.

“Kami sangat mendukung adanya kegiatan seperti ini karena masyarakat jadi lebih mengetahui manfaat pengelolaan sampah dan biopori. Semoga bak sampah dan biopori yang sudah dibuat dapat dimanfaatkan dan dijaga bersama oleh masyarakat,” ungkap perwakilan RT 01.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berharap masyarakat RW 01 semakin memahami bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana di lingkungan sekitar.

Kebiasaan mengurangi dan memilah sampah diharapkan mampu membantu mengurangi permasalahan sampah, sementara pemanfaatan biopori dapat menjadi salah satu upaya meningkatkan resapan air dan mengurangi potensi genangan.

Kegiatan Sosialisasi Bak Sampah dan Biopori ini sekaligus menjadi wujud kontribusi mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati Kelompok 68 dalam mendorong kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Dengan sinergi antara mahasiswa dan masyarakat, diharapkan upaya menjaga kebersihan serta meningkatkan kualitas lingkungan di RW 01, Kelurahan Iringmulyo, dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.

(M. Dahlan//Red)

Pos terkait