MUSI BANYUASIN, Krimsus86.com – Kondisi Jalan Provinsi Sumatera Selatan yang menghubungkan Sekayu–PALI–Muara Enim menjadi perhatian serius masyarakat. Selain mengalami kerusakan di sejumlah titik, ruas jalan tersebut dinilai semakin sempit akibat dahan dan pepohonan di sisi jalan yang menjulur hingga menutupi badan jalan, sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Jalur ini merupakan salah satu akses strategis yang setiap hari dilintasi berbagai jenis kendaraan, mulai dari kendaraan pribadi, angkutan kelapa sawit, truk pengangkut kayu gelondongan, kendaraan bermuatan material bangunan, mobil tangki minyak, hingga truk angkutan batu bara yang kerap melintas pada malam hari.
Meningkatnya volume kendaraan, khususnya kendaraan bertonase besar, dinilai tidak lagi sebanding dengan kondisi infrastruktur jalan yang tersedia. Kondisi tersebut meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama saat dua kendaraan besar berpapasan di ruas jalan yang sempit dengan jarak pandang yang terbatas akibat rimbunnya pepohonan di sepanjang jalan.
Salah seorang warga, Syarif, berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui instansi terkait segera mengambil langkah konkret dengan melakukan perbaikan menyeluruh terhadap ruas jalan tersebut, memperlebar badan jalan, serta memangkas pepohonan yang mengganggu keselamatan pengguna jalan.
“Saat ini jalan sudah sangat ramai. Kendaraan yang melintas bukan hanya mobil pribadi, tetapi juga truk sawit, kayu gelondongan, material, minyak, bahkan pada malam hari sering dilalui angkutan batu bara. Kami berharap jalan ini segera diperbaiki dan diperlebar agar lebih aman bagi seluruh pengguna jalan,” ujar Syarif.
Menurutnya, jalur Sekayu–PALI–Muara Enim memiliki peran penting sebagai salah satu jalur penghubung antarwilayah di Sumatera Selatan dan provinsi tetangga. Ruas jalan tersebut menjadi akses perjalanan dari Jambi menuju Muara Enim, Sekayu menuju Prabumulih, Baturaja, Palembang, PALI, Betung, hingga Lubuklinggau.
Dengan fungsi yang semakin strategis, masyarakat menilai peningkatan kualitas infrastruktur jalan tidak dapat lagi ditunda. Selain mendukung kelancaran distribusi barang dan mobilitas masyarakat, perbaikan serta pelebaran jalan juga diyakini mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah yang dilintasi.
Masyarakat berharap aspirasi tersebut mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan beserta instansi terkait agar segera dilakukan penanganan secara menyeluruh, sehingga Jalan Provinsi Lintas Sekayu–PALI–Muara Enim menjadi jalur yang aman, nyaman, dan layak digunakan oleh seluruh pengguna jalan.
“Kami berharap pemerintah segera turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi jalan ini. Jangan sampai menunggu terjadi kecelakaan yang lebih banyak baru dilakukan penanganan,” tutup Syarif.
(Enis//Red)






